Monday, June 18, 2018
Beranda > Dunia Islam > Argentina Lindungi Jilbab dengan Undang-Undang

Argentina Lindungi Jilbab dengan Undang-Undang

DDHK News — Argentina mengeluarkan Undang Undang baru yang memberikan kemerdekaan bagi warganya yang beragama Islam dalam melaksanakan ibadah tanpa rasa takut dan penekanan. Seperti dilaporkan Press TV (25/1), Sekretaris Presiden Argentina, Cristina Fernandez, mendorong parlemen untuk menghormati pada perempuan muslim yang mengenakan jilbab dalam kesehariannya.

Merujuk pada UU baru tersebut, perempuan muslim Argetina dapat mengenakan jilbab dalam foto kartu tanda penduduknya. Hal itu menegaskan, hukum setempat dapat mempromosikan kebebasan beragama dan ekspresi di negara Amerika Latin tersebut, selain dapat membantu Muslim Argentina cepat berbaur atau terintegarasi dengan masyarakat lainnya.

“Ini pesan kita untuk semua dan semua negara di dunia. Ini yang dapat kami tampilkan terkait perbedaan yang kami miliki untuk kehidupan yang lebih baik,” kata Fernandez.

Direktur Islam Argentina, Samir Salech, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai, hukum tersebut dapat memungkinkan perempuan muslim Argentina tidak melepaskan jilbabnya saat akan berfoto untuk KTP-nya.

Pemerintah setempat mengatakan, akan menegakkan hukum sebaik mungkin dengan bekerja sama dengan polisi, peradilan, dan masyarakat bisnis.

Berdasarkan laporan dari Pusat Penelitian Pew pada 2009 lalu, komunitas Muslim meningkat sekitar dua persen dari populasi Argentina. Komunitas Syiah menempati beberapa kota di Argentina, seperti Buenos Aires, Tucuman, Rosario, dan Mar del Plata.

Jumlah populasi Muslim di Argentina terbesar di kawasan Amerika Selatan. Pew Research Center menyebutkan, jumlah Muslim Argentina sekitar 800 ribu. Namun, beberapa lembaga lainnya menyebutkan, jumlah pemeluk Islam di Argentina mencapai tiga juta orang. (Press TV/RoL).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *