Sunday, September 24, 2017
Beranda > Hong Kong > Berkah Sedekah Rezekiku Berlimpah

Berkah Sedekah Rezekiku Berlimpah

doa

doaKisah BMI Hong Kong – Alhamdulillah, semakin aku rajin bersedekah, rezekiku makin lancar. Sekarang aku sudah memiliki rumah sendiri, bisa membantu orangtua dengan sedikit bantuan untuk berangkat umroh.

Sebut saja namaku Roni. Saat ini aku bekerja sebagai BMI Hong Kong. Aku anak kelima dari sembilan bersaudara. Kedua orangtuaku seorang buruh tani. Sepetak sawah pun kami tidak punya, tetapi kedua orangtua kami berhasil mendidik anak-anaknya untuk hidup mandiri. Tidak ingin bergantung dan tidak ingin menyusahkan orangtua.

Meskipun hidup sederhana, tetapi kami selalu bersyukur, meskipun jujur kadang harus “gali lubang tutup lubang” berutang kepada tetangga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Dulu sebelum aku memutuskan menjadi TKI, aku hanyalah pemuda yang dibilang pengangguran. Aku tidak memiliki pekerjaan tetap. Pekerjaan apa pun, dari kuli bangunan sampai buruh tani, sudah aku pernah lakukan.

Hidupku masih biasa saja dan jujur untuk memenuhi kebutuhan rohani pun aku akui sangat minim.  Bersyukur meskipun pendidikan agama masih kurang aku tidak pernah melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.

Singkat cerita aku menjadi TKI di Hong Kong, waktu itu ada seorang teman mengajakku untuk merantau ke luar negeri, tepatnya ke Malaysia. Setelah urusan surat-surat yang dibutuhkan beres, akhirnya berangkatlah aku ke Malaysia.

Aku bekerja di Malaysia sekitar tiga tahun. Tetapi selama bekerja di Malaysia, aku tidak tahu ke mana hasil jerih payahku selama ini. Aku hanya beberapa kali kirim uang untuk orangtua dan jujur tabungan pun aku tidak punya. Hidup prihatin dengan pekerjaan yang menguras tenaga juga perasaan.

Sebenarnya aku malu belum bisa membantu finansial keluarga dan belum bisa menyenangkan hati orangtua, terutama ibu. Bahkan, setelah pulang dari Malaysia, aku masih minta uang kepada orangtua.

Yang lebih membuatku sangat malu adalah untuk menikah pun aku dibantu saudara-saudaraku. Alhamdulillah, istriku menerimaku apa adanya, tidak menuntut yang macam-macam. Sebelum menikah denganku, istriku juga seorang TKW yang bekerja di Hong Kong.

Dulu kami pernah tertipu tetangga yang dengan dalih ingin bagi hasil dalam usaha pertanian tapi orangnya ingkar,
mengakibatkan uang hasil jerih payah istri yang dipinjam hasil bekerja di Hong Kong sebesar Rp20 juta tidak dikembalikan, selama sekitar lima tahunan.

Kami masih menumpang dengan orangtua dan untuk menghidupi anak istriku, aku kerja apa saja, asalkan halal.

Suatu waktu saudaraku mengabarkan bahwa di Hong Kong ada seorang majikan yang memerlukan tenaga laki-laki. Aku tertarik.

Singkat cerita, setelah interview dengan majikan, belajar bahasa di penampungan beberapa bulan, akhirnya berangkatlah aku ke Hong Kong. Tidak berselang lama istriku pun menyusul. Anak-anak kami titipkan kepada orangtua.

Aku bersyukur karena di Hong Kong aku mempunyai banyak saudara yang saling mengingatkan dalam kebaikan. Jujur dulu aku memang kurang bersedekah, bahkan hasil kerjaku pun zakatnya tidak pernah aku keluarkan, hanya sedekah sekadarnya.

Aku kurang peka terhadap keadaan lingkungan sekitar yang masih kekurangan.

Alhamdulillah, sejak bekerja di Hong Kong, aku dan istri mulai pelan-pelan istiqomah untuk berzakat. Kalau kami lupa, saudara selalu mengingatkan. Kalau ada tetangga di kampung ada yang terkena musibah, kami saling gotong-royong membantu.

Alhamdulillah, semakin aku rajin bersedekah, rezekiku makin lancar. Sekarang aku sudah memiliki rumah sendiri, bisa membantu orangtua dengan sedikit bantuan untuk berangkat umroh yang insya Alloh akan berangkat bulan Desember tahun ini. Semoga Alloh mudahkan.

Aku juga bisa menabung untuk membeli kendaraan untuk modal usaha. Yang lebih membuatku terharu adalah uang istriku Rp20 juta yang dulu di pinjam orang akhirnya belum lama ini dikembalikan dengan tunai! Alhamdulillah.

Sebagai rasa syukurku, aku dan istriku mengikuti program wakaf di Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa Hong Kong (LAZ DDK) atas nama orangtua, mertua, dan anakku.

Majikanku semakin baik, rezeki semakin lancar, dan anak pun sehat dan pintar.

Insya Allah akhir tahun ini aku dan istri memutuskan pulang ke tanah air dan membuka usaha di kampung halaman. Semoga lancar tidak ada halangan satu apa pun. Amin! (Seperti diceritakan kepada Minne, volunteer DDHK/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org/dompetdhuafa.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya
http://www.localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *