Tuesday, November 21, 2017
Beranda > Ragam > BMI Hong Kong Masuk Islam di Pengajian Al-Muhaajiroh

BMI Hong Kong Masuk Islam di Pengajian Al-Muhaajiroh

masuk islam al-muhaajirohDDHK News, Hong Kong — Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa. Firman-Nya, “Mintalah kepada-Ku, maka Aku akan memberi”, artinya mintalah sungguh-sungguh kepada Allah dengan ikhtiar, pasti Allah akan mengabulkan.

Demikian disampaikan Ustadz Abdul Razak di hadapan jamaah Majelis Al-Muhaajiroh Tai Po BMI Hong Kong di atas jembatan Tai Po Centre, Sabtu (19/1).

“Kita saat ini sedang berikhtiar bekerja di Hong Kong. Di tanah air kita melihat banyak musibah dan banyak di landa kemiskinan. Kenapa kita selalu di rundung banyak kesulitan dan kesusahan? Sebenarnya ketika Allah menciptakan Nabi Adam a.s, Allah bermaksud untuk memuliakan umat manusia dan memanjakannya,” kata Ust. Razak.

Dikemukakan, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada Adam untuk menghormatinya, maka mereka pun sujud kecuali iblis. Iblis menolak sujud dan bersikap sombong.

“Wahai Iblis! Apa yang menghalangimu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?” (QS. Shaad: 75). Lalu Iblis menjawab dengan angkuhnya, “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.” (QS. Shaad: 76)

Allah menciptakan Nabi Adam a.s sebagai nenek moyang kita yang dimuliakan  dan ditempatkan di tempat yang istimewa, lalu Allah memanjakanya dengan menempatkannya di surga dan diberi pasanganya, yaitu Hawa.

“Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu syurga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zhalim” (QS. Al Baqarah :35).

Jadi, kata Ust. Razak, manusia ingin dimuliakan dan dimanjakan. Tidak ada manusia yang ingin hidupnya sengsara. Nabi Adam ‘alaihis salam diturunkan ke bumi gara-gara melakukan satu kesalahan. Yang akhirnya harus berpisah dengan Hawa.

“Begitu juga dengan kita. Kalau kita banyak berbuat dosa, maka Allah akan mempersulit kita. Kehidupan manusia lebih sulit daripada zaman Nabi Adam. Kebanyakan manusia sekarang lebih banyak ngutang, kredit HP alias utang, orang- orang di kampung panci saja kridit, yang di Hong Kong furniture juga ngridit, ada uang bayar utang, ‘ga ada uang pinjam uang buat bayar utang,” katanya.

Diingatkan, jika kita  banyak melakukan dosa, maka akan dipersulit lagi dengan berbagai musibah, termasuk utang. Dulu pada zaman Nabi tidak ada namanya kredit. Ada uang beli dan langsung di bayar. Sekarang ada uang buat bayar utang. Sekarang tidak ada uang pinjam uang untuk bayar uatang, jadinya gali lobang tutup lobang. “Maka kita jangan suka berutang,” tuturnya.

Di akhir tausiyah, ada salah satu BMI yang masuk  Islam, Ika. Dibimbing oleh Ust. Abdul Razak, Ika mengikrarkan dua kalimat syahadat di hadapan jamaah majelis Al-Muhaajiroh dan diberi nama baru, Nur Maulida.

Menurut Ust. Razak,  Nur Maulida yang artinya cahaya menjelang bulan Maulud. Acara diakhiri dengan doa bersama dan saling memberi ucapan selamat kepad Nur Maulida dan memberi hadiah. (Lutfiana Wakhid/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *