Thursday, November 15, 2018
Beranda > Internasional > BMI Macau asal Bekasi Meninggal Dunia, Izin Berobat Malah Dipecat

BMI Macau asal Bekasi Meninggal Dunia, Izin Berobat Malah Dipecat

Buruh Migran Indonesia (BMI) di Macau asal Bekasi Jawa Barat, Nova Ardiyansah, meninggal dunia 30 November 2011 jam 12.30 malam. Sebelum meninggal, ia dirawat di RS Kong Kiu Hospital Out-Patient Macau. Menurut keterangan dokter, ia sakit asam lambung akut yang mengkontaminasi seluruh organ tubuh sampai ke otak, hingga menyebabkan koma.

BMI kelahiran 22 Oktober 1979 ini sebelumnya bekerja di Hong Kong selama 7 tahun. Menurut salah seorang temannya, awalnya pada tanggal 19 November ada perubahan pada fisik Nova, terlihat tidak seperti biasanya, terus ia minta izin libur dua hari untuk berobat, tapi majikan malah memecatnya tanpa kompensasi apa pun.

Nova pun pergi ke masjid dan pada waktu itu ia seperti kesurupan. Oleh teman-teman sesama BMI di Macau dibacakan doa. Karena tidak ada perubahan, ia dibawa ke rumah sakit dalam keadaan setengah sadar. Sesampai di rumah sakit, oleh dokter ia dinyatakan koma.

Selama koma kemungkinan asam lambungnya pecah, menyebar, dan mengkontaminasi seluruh organ tubuhnya, mulai dari pinggang hingga sampai pada otak dan telinga.

Teman-temannya di Shelter bertakziah. Dokter mengizinkan dan membuka kamar es sehingga teman-temannya bisa membacakan Yasin dan tahlil di sana. Malam harinya, gabungan 11 organisasi di Macau –seperti Matim, ATKI, Irsyad, YPW, dan Halimah– mengadakan meeting guna membantu almarhumah untuk mendapatkan surat kuasa dari keluarga, menuntut majikan dan meminta sisa gaji, asuransi, sampai mengurus administrasi rumah sakit yang menghabiskan dana sekitar 20.000 MOP untuk biaya RS dan pengobatan, belum termasuk biaya yang lain.

Pihak agen dalam suratnya mengemukakan, Nova melarikan diri. Surat kuasa dari keluarga yang berbahasa Inggris sangat penting untuk pengurusan jenazah juga asuransi.

Hari Kamis (1/12) ATKI Macau yang akan mengirim surat ke BPN2TKI agar datang ke Macau untuk meninjau keadaan almarhumah dan mengecek tempat tinggalnya.

Kasus Nova menjadi yang kasus ketiga kalinya warga Indonesia yang meningal dunia di Macau. Yang pertama karena tidak diketahui saat sakit hingga meninggalnya sampai disimpan di kamar Es selama 3 bulan. Saking lamanya hingga sulit teridentifikasi akhirnya di makamkan di pemakaman umum Macau.

Yang kedua kasus kebakaran, pada saat itu juga meninggal dunia. Karena ada kasus ini, kasus yang pertama pun diketahui.

Keterangan lebih lanjut tentang Nova bisa menghubungi Widya (Ketua Shelter rujukan dari KJRI HK, +853 66144077), Ririn (Sekretaris Shelter sekaligus ketua YPW Yayasan Persatuan Wahidiyah, +853 62962543, yang mendampingi Nova selama di RS. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

2 thoughts on “BMI Macau asal Bekasi Meninggal Dunia, Izin Berobat Malah Dipecat

  1. innalillahi wa inna ilaihi rojiuun….
    mohon maaf, bukankah nama almarhumah Fanni oktaviani….insyaAllah khusnul khotimah amiin……Allahummaghfirlaha,warhamha,wa’aafiha ,wa;fuanha…..amiin…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *