Sunday, February 25, 2018
Beranda > Dunia Islam > Dianggap Hina Islam di Twitter, Pianis Turki Diadili

Dianggap Hina Islam di Twitter, Pianis Turki Diadili

Pianis dan komposer terkenal Turki, Fazil Say, akan segera diadili di Istanbul atas komentarnya di Twitter yang dituduh menghina Islam.

Dalam sidang Kamis (17/10) Fazil dikenai pasal tentang penghinaan agama dan terancam hukuman pidana penjara 18 bulan.

Tuduhan menghina Islam itu didasarkan komentarnya yang bernada seloroh di Twitter. Dalam situs mikroblog itu, Fazil disebutkan berkomentar secara bercanda tentang bunyi adzan yang disebutnya berlangsung cepat yaitu sekitar 22 detik.

“Mengapa begitu terburu-buru? Apakah kalian sudah ditunggu gundik atau minuman alkoholmu di meja,” begitu tulis Fazil dalam twitternya seperti dikutip situs BBC Indonesia.

Komentar inilah yang kemudian mengundang reaksi sebagian umat Islam di Turki yang menyatakan tidak dapat menerima komentar Fazil.

Dalam sebuah wawancara dengan Surat kabar Hurriyet daily pada April lalu, seperti dilaporkan kantor berita AFP, Fazil merasa benar-benar dikucilkan oleh masyarakat Turki sejak dia menyatakan diri sebagai ateis.

Dia menganggap tekanan dari masyarakat itu akibat sikap tidak toleran yang makin berkembang di Turki.

“Saya mungkin orang pertama di dunia yang menjadi obyek penyelidikan hukum karena saya mengaku ateis, “katanya saat itu.

Dia kemudian berencana pindah ke Jepang untuk menghindari penghakiman dari masyarakat Turki.

Dengan nada murung, Fazil pernah pula mengaku: “Jika saya dihukum penjara, karir saya sudah berakhir,” kata musisi, yang sepanjang karirnya beberapa kali tampil pentas antara lain bersama New York Philharmonic, dan Berlin Symphony Orchestra ini. (BBC).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *