Sunday, July 23, 2017
Beranda > Featured > Dompet Dhuafa Siapkan Air untuk Kehidupan Hadapi Kekeringan

Dompet Dhuafa Siapkan Air untuk Kehidupan Hadapi Kekeringan

Dompet Dhuafa Siapkan Strategi Hadapi KekeringanDDHK News – Jakarta — Selain menyebabkan kekeringan, El-Nino moderat yang tengah melanda Indonesia menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mudah tersulut. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, hotspot alias titik api berada di kawasan hutan Sumatera dominan terjadi selama lima bulan. Sementara untuk Kalimantan lebih rendah yakni empat bulan.

“Puncak hotspot di Sumatera pada Agustus-Oktober, dan Kalimantan September-Oktober,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pada Kamis (30/7). Dengan begitu, El-Nino moderat diprediksi mengancam potensi karhutla hingga Desember 2015.

Merespon kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di kawasan di Indonesia, Dompet Dhuafa menyiapkan strategi jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. “Respon cepat kami adalah dropping air berupa mobil keliling ke daerah di Jabodetabek seperti yang dilakukan di Kecamatan Cibarusah dan sejumlah kota di Pantura,” ujar Direktur Pengembangan Sosial Dompet Dhuafa Nana Mintarti.

Untuk wilayah yang menjadi penerima manfaat dari penyaluran air ini masih dalam tahap penyeleksian. Nana menjelaskan, Dompet Dhuafa akan menyasar wilayah Jabodetabek dan beberapa titik di Pantai Utara.

“Selain itu, kemungkinan wilayah lain adalah Serang dan Lebak di Banten. Kemudian beberapa wilayah program pertanian Dompet Dhuafa seperti di Blora, Tuban, dan Ponorogo juga menjadi sasaran,” imbuh Nana.

Nana menuturkan bencana kekeringan kali ini disebabkan faktor alam yakni imbas fenomena el-nino yang telah mencapai level moderat dan juga faktor manusia karena penggunaan lahan yang tidak ramah lingkungan.

Bencana kekeringan ini jelas kian memperparah defisit air bersih. Padahal, saat ini saja di Pulau Jawa hanya memiliki tutupan lahan hutan kurang lebih 10 persen.

“Karenanya penggunaan air bersih secara bijak setiap individu harus dikampanyekan dan disosialisasi. Setiap manusia kebutuhan air untuk pemenuhan pokoknya minimal 20 liter per orang per hari,” jelasnya.

Sementara, sejumlah strategi jangka menengah psun turut dirancang Dompet Dhuafa dalam penanganan bencana kekeringan. Strategi tersebut berupa pembuatan tandon atau bak penampungan air berbasis fasilitas publik seperti masjid di wilayah yang mengalami kekeringan. Pembuatan tandon air ini memudahkan saat penyaluran air dilakukan. Selain untuk kebutuhan memasak, tandon air juga bisa dimanfaatkan sebagai cadangan air. Tandon air ini dibuat permanen.

“Masjid sengaja dipilih karena semua orang bisa mengakses. Penyediaan tandon air tidak hanya diperuntukkan saat musim kemarau tetapi juga saat musim penghujan. Tandon air ini bisa dijadikan sebagai tempat penampung air hujan,” lanjut Nana.

Selain penyediaan fasilitas pendukung, advokasi terhadap masyarakat setempat menjadi rencana jangka panjang. Advokasi tersebut berupa desain rumah yang bisa menampung air. Tempat penampungan air ini berada di bawah tempat tinggal penghuni. Ada dua keuntungan dari desain rumah seperti ini yaitu bisa dijadikan tempat untuk distribusi air dan juga bisa difungsikan sebagai tempat penampungan air hujan.

Sejatinya dalam merespon dampak kekeringan seperti defisitnya suplai air bersih, Dompet Dhuafa tidak hanya dilakukan saat kekeringan melanda. Dompet Dhuafa memiliki program Air untuk Kehidupan di berbagai wilayah di tanah air untuk memastikan ketersediaan air bersih baik sebelum maupun saat bencana kekeringan melanda.

“Hingga saat ini program “Air untuk Kehidupan” berjalan di 34 titik seluruh Indonesia. Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 40.885 jiwa,” jelas Nana.

Ketigapuluh empat titik Air untuk Kehidupan bergulir yang bergulir yakni Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Dompu, Sumbawa, Flores Timur, Bojonegoro (2 titik), Ponorogo (2 titik) Jember (2 titik), Probolinggo, Malang, Gunung Kidul, Lebak, Lampung Selatan, Pasawaran, Tasikmalaya, Jakarta Utara, Padang Pariaman, Solok, Banyuasin (2 titik), Muara Enim, Tanjung Balai, Timur Tengah Selatan, Rote Ndau, Kutai Karta Negara, Gorontalo Utara, Banjarnegara, Blora, Makassar, dan Serang. (muslimdaily.net/beritasatu.com)

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya
http://www.localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *