Sunday, December 17, 2017
Beranda > Dunia Islam > Dunia Kutuk Pembakaran Masjid Oleh Pemukim Yahudi

Dunia Kutuk Pembakaran Masjid Oleh Pemukim Yahudi

Dunia mengutuk aksi pembakaran sebuah masjid di wilayah Palestina yang diduduki Israel oleh pemukim Yahudi. Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Ekmeleddin ?hsano?lu, menilai pembakaran masjid di desa warga Arab, Tuba-Zangariya, dan coretan kata-kata rasis di dinding rumah ibadah kaum Muslim itu sebagai aksi yang bertujuan melukai sensitivitas bangsa Palestina.

Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat juga merespon insiden rasis itu dengan kecaman. “Atas nama seluruh warga Kanada, saya turut mengecam aksi pembakaran itu,” kata Menlu Kanada, John Baird, Selasa (4/10). Ia menyebutnya sebagai aksi kriminal yang tidak bisa dimaafkan (inexcusable).

Hal senada dikemukakan Menteri Inggris urusan Timur Tengah dan Afrika Utara, Alistair Burt, yang menyatakan mengutuk keras aksi tersebut. Ia menyebutnya sebagai “aksi provokatif” dan aksi kekerasan yang tidak berperasaan. “Saya menyambut baik pihak berwenang Israel yang akan mengusut pihak yang bertanggung jawab dan mengadilinya.”

Pemerintah Amerika Serikat juga mengutuk aksi pembakaran, menyebutnya sebagai “berbahaya dan provokatif”, dan mendesak aparat hukum menyeret pelakunya ke pengadilan.

“Amerika Serikat mengutuk keras serangan berbahaya dan provokatif terhadap sebuah masjid di kota kecil Israel utara, Tuba Zangaria, yang terjadi 3 Oktober,” ujar juru bicara Deplu AS, Victoria Nuland. “Aksi penuh kebencian sektarian itu tidak pernah bisa dibenarkan.”

Polisi Israel mengkonfirmasi, pemukim Yahudi membakar sebuah masjid hingga rusak parah, termasuk menghanguskan karpet dan interior masjid. Pemukim Zionis Israel itu membakar masjid di Israel utara, Senin pagi (3/10).

“Seluruh Masjid terbakar –karpet, buku-buku, Al-Qur’an, semua terbakar hangus,” kata Fuad Zangariya, imam masjid di desa Badui Tuba Zangaria, di wilayah Galilea utara, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat Israel, seperti dikutip OnIslam.net (3/10).

Jamal Zangriya, seorang warga desa, menyalahkan ekstremis rabbi Yahudi dari kota terdekat, Safed, yang menghasut kebencian pemukim Yahudi terhadap bangsa Arab. “Kami percaya para ekstremis dari luar desa yang melakukannya,” kata Zangriya.

Serangan itu merupakan yang terbaru dalam serangan oleh pemukim Yahudi di tempat-tempat ibadah kaum Muslim. Sebelumnya, dua masjid juga dirusak di wilayah Palestina yang diduduki bulan lalu, setelah penghancuran sebagian oleh tentara Israel atas sebuah permukiman Yahudi ilegal.

Tahun lalu, serangan serupa terjadi di Ibtin, desa lain Israel Arab, di Galilea. Sebelumnya, sekelompok pemukim Yahudi memasuki desa Bayt Fajar sebelum fajar dan membakar masjid lokal.

Tahun 2009, pemukim Yahudi membakar dan mencorat-coret Masjid Al-Kabir, di desa Yasuf, Tepi Barat utara, dengan menuliskan “Kami akan membalas dendam kami” dan “Kami akan membakar Anda semua” pada karpet bangunan.

Sheikh Kamal Khatib, wakil kepala cabang utara Gerakan Islam, memperingatkan bahwa “rasisme telah mengambil alih jalan Yahudi. “Pemerintah Israel mendorong tindakan-tindakan tersebut dan menabur kebencian terhadap Muslim,” katanya kepada koran Israel,  Yedioth Ahronot. (Mel/Sundays Zaman/News Yahoo/Maan News/AFP/OnIslam/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *