Sunday, August 20, 2017
Beranda > Hong Kong > Halaqoh Bersatu BMI HK Membumikan Al-Quran di Masjid Ammar

Halaqoh Bersatu BMI HK Membumikan Al-Quran di Masjid Ammar

Halaqoh Bersatu –gabungan dari Halaqoh Senin sampai Minggu BMI Hong Kong– yang diadakan pada public holiday (tanggal merah) untuk mempererat tali silaturahmi mengadakan pengajian “Membumikan Al-Quran di Era Globalisasi”, Senin (26/12), di  Masjid Ammar Wanchai. Sesi pertama dari jam 11 sampai jam 12.30 bersama Ustadz Abdul Aziz –Qori Nasional dari Ciamis yang juga pemimpin Ponpes Al Qur’an Al Hidayah. Ia datang ke HK atas undangan organisasi Al-Karimah.

Ustadz Abdul Aziz melantunkan ayat-ayat Suci Al-Quran dengan suara yang sangat merdu dan indah. Setelah itu ia berpesan kepada jamaah untuk mempertahankan Halaqoh karena bisa menambah ilmu.

“Hiasilah Al-Quran dengan suara yang merdu,” katanya. “Baca Al-Quran itu harus halus pembacaanya dengan tartil, jangan terlalu cepat, kalau salah berhenti, salah pula maknanya. Kalau tidak kuat, berhenti saja, akan tetapi berhenti harus pakai aturan,” jelasnya dan menutup tausiyah dengan doa yang dilanjutkan Sholat Dzuhur berjamaah.

Sesi kedua pada jam 2.00 yang diisi oleh Ustadz M. Yusuf Shandy –trainer Kauny Quantum Memory (KMQ) dari Jakarta atas undangan Pondok Fatimah. Sebelumnya, Ustadzah Mimi Jamilah Mahya –assisten dakwah IUHK– memberikan tausiyah singkat.

“Di mana pun kita berada, kita harus ingat akidah dan keimanan kita harus terjaga, menjadi seorang muslim sejati. Islam itu fleksibel, bisa diterapkan di mana saja. Nilai-nilai Islam itu tidak kaku, maka menjadi Muslim itu sangat mudah,” paparnya.

Ia menambahkan, sebaik-baiknya pakaian itu adalah pakaian takwa. “Takwa itu ada dalam hati kita, rasa takut kepada Allah. Kunci untuk mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat adalah takwa.”

Sebelum memberikan materi, Ustadz M. Yusuf mengajak jamaah untuk senam otak beberapa menit. “Membumikan Al-Quran harus dengan cara membaca Al-Qur’an,” ujarnya mengawali tausiyah. “Jangan sampai dalam satu hari ada yang terlewatkan membaca Al-Quran. Orang yang mau sehat, perbaiki hati kita. Semakin banyak membaca Al-Quran, maka hati kita akan bersih dari noda hitam.”

Ustadz M. Yusuf juga mengajarkan lima metode menghafal Al-Quran yaitu, metode takrir (mengulang-ulang), metode kait (menghubungkan, mengambil kata kait), metode cerita, metode visualisasi/gambar, dan metode baby reading.

Usai memberikan metode tersebut, ia mengajak jamaah untuk belajar menghafal Surat Al-Waqi’ah dengan metode kait. Acara berjalan lancar dan diakhiri dengan doa penutup. (Lutfiana Wakhid/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya
http://www.localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *