Wednesday, August 15, 2018
Beranda > Konsultasi Islam > Hukum Nyuruh Istri Bekerja

Hukum Nyuruh Istri Bekerja

Assalam Wr Wb, Pa Ustd gmn hukumnya menurut Islam klu kt nyuruh Istri bekerja buat membantu keuangan rumah tangga, soalnya usaha saya sbg suami lagi sepi.

JAWAB: Wa’alaikum salam wr.wb. Kaum wanita tidak wajib, tidak juga sunah, tapi hanya mubah (boleh) bekerja mencari nafkah dengan cara halal dan tidak melanggar syariat.

Dalam Islam, wanita (istri) tidak punya kewajiban menafkahi keluarga, karena kewajiban itu ada pada kaum pria (suami).

“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma`ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah: 233)

”Kaum laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS. An-Nisa: 34).

Penghasilan istri dinilai sedekah bagi suami/keluarga. Nabi Saw dalam sebuah hadits menyatakan, istri demikian mendapat dua pahala, yaitu pahala kerabat dan pahala sedekah.

Dalam hadits lain disebutkan:

“Suami dan anakmu adalah orang yang paling berhak untuk kamu beri sedekah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tidak seorang ulama pun yang berselisih tentang kebolehan wanita bekerja, tapi dengan catatan: tidak mendorong padaperbuatan-perbuatan yang diharamkan oleh syariat, seperti berduaan dengan selain mahram atau bercampur dengan kaum laki-laki yang mengakibatkan fitnah.

Meskipun hukumnya boleh bekerja, namun suami tidak diperbolehkan memaksa istrinya untuk bekerja. Artinya, sang istri harus ikhlas.

“Tempatkanlah mereka (para istri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka.” (QS. Ath Thalaq : 6). Wallahu a’lam.*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

4 thoughts on “Hukum Nyuruh Istri Bekerja

  1. ada baiknya untuk istri dirumah saja. cukup pria saja yang bekerja keras banting tulang sampai tidak kuat lagi, itu demi memanjakan dan memenuhi kebutuhan anak istri. Bila memiliki anak perempuan supaya dibimbing agar encari pria yang mapan bahan kaya, agar putri anda nantinya juga enak dirumah. Berpikirlah negativ tentang istri bila bekerja, muslimah akan berzina dengan rekan kerja atau atasannya, akan di suap, dan dosa-dosa lain. bila anda sudah memegang pemikiran ini, pastilah anda tidak mengizinkan istri tercinta bekerja. Intinya cukup suami saja yang bekerja keras menafkahi istri dan anak-anak agar ridak kelaparan dirumah. Namun waspadalah juga terhadap istri anda, dia tidak sedang dekat dengan dan kemungkinan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *