Sunday, July 23, 2017
Beranda > Dunia Islam > Islam di Meksiko Berkembang Berkat Internet dan Tragedi 9/11

Islam di Meksiko Berkembang Berkat Internet dan Tragedi 9/11

islam-di-meksiko-berkembang-berkat-internet-dan-tragedi-911Seperti agama-agama lainnya, Islam menyebar ke seluruh sudut dunia, termasuk juga Meksiko. Meksiko terletak di Amerika bagian selatan, sebuah negara Latin yang sangat terkenal dengan opera sabunnya, telenovela.

Lalu bagaimana dengan perkembangan Islam di Meksiko itu sendiri? Menurut Said Louahabi, seorang tokoh Islam berkebangsaan Maroko yang pada 1994 mengunjungi Meksiko, belum ditemukan masjid atau pusat Islam satupun di negara tersebut. Sehingga dirinya dan beberapa teman harus salat di Kedutaan Besar Palestina di Meksiko.

Islam memang masih baru di Meksiko, namun Louahabi menilai, perkembangan Islam cukup pesat. “Perkembangan signifikan Islam di Meksiko terbantu sekali dengan adanya internet dan setelah tragedi 9/11, terang Said Louahabi, seperti dikutip dari latino.foxnews.com. Selasa (30/7).

Setelah tragedi keruntuhan gedung WTC di Amerika Serikat, banyak warga Meksiko yang semakin penasaran dan mencari tahu tentang Islam lewat internet. Islam memang digambarkan sebagai biang terorisme di media, namun banyak orang Meksiko yang menyadari jika sebenarnya Islam menentang perbuatan tersebut.

Kebanyakan masyarakat Meksiko yang memutuskan untuk memeluk Islam sebelumnya terpesona dan terkesan akan perkembangan Islam itu sendiri di negara mereka.

Seperti yang diucapkan oleh Alexander Huttanos, seorang pilot yang kini berganti nama menjadi Ahmaed Abbas, dia sebelumnya mendalami beberapa agama seperti Kristen, Yahudi, Buddha dan beberapa agama asal Afrika. Namun, setelah menemukan Islam, dirinya memutuskan pilihan pada agama samawi terakhir dunia ini.

Peran internet juga sangat penting dalam penyebaran Islam, Abbas menambahkan jika ia menggunakan internet dan buku untuk belajar Islam. Hal serupa juga dilakukan oleh Omar Remy, yang memeluk Islam setelah kunjungannya ke Mesir. “Internet sangat membantu kami untuk bersilaturahmi dan mendalami Islam, jelas Omar Remy.

Dulu, masuknya Islam dibawa oleh orang-orang Spanyol saat masa penjajahan. Spanyol kala itu menyebarkan Islam ke banyak negara Latin lainnya, bukan hanya Meksiko. Namun, sayangnya muslim-muslim awal Meksiko terpaksa melepas agamanya dulu karena pemaksaan memegang Katolik.

Pada 2013 ini, jumlah muslim Meksiko masih belum pasti. Pemerintah Meksiko melaporkan jika terdapat 3700 muslim, namun sebuah forum di Washington yaitu Religion and Public Life memperkirakan ada 110.000 muslim di Meksiko kini.

Walaupun lingkupnya masih sangat minor, komunitas muslim di sana sangat beragam. Di Mexico City saja, misalnya, terdapat komunitas Muslimah Shiite, organisasi Sufi yang dikomando oleh dua wanita, lalu ada juga organisasi Salafi.

Bahkan di Meksiko bagian selatan tepatnya di Chiapas, terdapat sebuah komunitas kecil yang beranggotakan muslim Meksiko dari Bangsa Maya. Banyak Bangsa Maya yang memeluk Islam dengan bantuan Murabitum World Movement yang berbasis di Spanyol.

Kini, Louahabi bisa beribadah dengan ribuan muslim di Meksiko. Salat Jumat yang biasa dilakukan di Pusat Islam disampaikan dalam bahasa Arab dan Inggris.

Muslim Meksiko juga sangat beragam. Orang Meksiko yang memeluk Islam, orang asing, staf-staf Kedutaan seperti Kedutaan Timur Tengah, Afrika, Pakistan dan Asia. Bahkan lucunya, Pusat Agama Meksiko ini mempunyai kesebelasan sepakbola muslim sendiri. (merdeka.com).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya
http://www.localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *