Sunday, November 19, 2017
Beranda > Indonesia > Jenazah BMI Hong Kong Asal Majalengka Tiba di Tanah Air

Jenazah BMI Hong Kong Asal Majalengka Tiba di Tanah Air

BMI Hong Kong Yati Ruyati

DDHK News, Indonesia — Jenazah Buruh Migran Indonesia (BMI) Hong Kong asal Majalengka, Yati Ruhyati alias Melinda Mochtar (37), tiba di kediamannnya Desa Sukaraja Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Yati meninggal dunia akibat terbakar di tempat kerjanya pada 13 November 2014.

Harian Umum Pikiran Rakyat Edisi Online (PRLM) mengabarkan, jenazah tiba di rumah Sabtu (6/12/2014) diantar pihak Kementrian Luar Negeri sekitar pukul 9.00 WIB dan langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat, tanpa ada usaha otopsi ulang.

Menurut keterangan kedua orangtua korban, Surya dan Mutiah, keluarga mendapat kabar Yati meninggal pada 13 November 2014 sekitar pukul 9.00 WIB melalui sambungan telefon seluler dari teman korban yang sama-sama bekerja di Hong Kong.

Temannya tersebut menyatakan, Yati yang di Hong Kong berganti nama menjadi Melinda Mochtar tewas terbakar sekitar pukul 2.00 waktu setempat, akibat ruko yang menjadi tempat kerja sekaligus tempat tinggalnya mengalami kebakaran.

Begitu mendapatkan kabar tersebut, pihak keluarga segera meminta bantuan kedutaan luar negeri di Hong Kong, karena Yati berangkat ke Hong Kong atas bantuan temannya yang ketika itu sama-sama bekerja di Malaysia mengunakan visa turis, tidak berangkat melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia.

“Saya lupa siapa nama temannya yang menghubungi saat itu. Ketika temannya menghubngi kami dia hanya menyatakan kalau jenazah diurus oleh Lembaga Bantuan Hukum setempat,” ungkap Mutiah.

Keluarga menduga, Yati terjebak di ruko tempatnya bekerja saat terjadi kebakaran. Dia tak bisa keluar untuk menyelamatkan diri walapun dalam kondisi sadar dan terjaga. Karena berdasarkan keterangan korban semasa hidupnya, ketika ruko tutup dia tak bisa bepergian ke mana pun karena ruko selalu di kunci dari luar oleh majikannya.

Yati sendiri, menurut kedua orangtuanya, berangkat ke Hong Kong pada tahun 2012 lalu. Sebelumnya dia bekerja di Malaysia menjadi pembantu rumah tangga dan menikah dengan pria asal Malaysia. Dari buah pernikahannya dia dikaruniai satu anak dan kini sudah berusia 9 tahun.

Tahun 2009 lalu suaminya meninggal di Sukaraja, sehingga Yati kembali bekerja ke Malaysia. Ditempat kerja yang baru dia bertemu dengan temannya yang kemudian mengajaknya untuk bekerja di Hong Kong sebagai pelayan toko. Sampai ahirnya dia meningal di ruko tempat kerjanya.

“Selama di Hong Kong anak saya biasa mengirim uang untuk keperluan sekolah anaknya dan untuk biaya hidup keluarga. Hanya kami lupa kapan terkahir dia mengirim uang,” tutur Surya.

Keluarga sendiri tidak mengetahui secara persis berapa gaji Yati setiap bulannya. Keluarga kini hanya berharap majikan Yati bisa memenuhi hak-hak Yati yang belum diserahkan untuk keperluan anaknya sekolah. (pikiran-rakyat.com).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *