Wednesday, August 15, 2018
Beranda > Ragam > Juperta Panji Utama, Berdayakan Kaum Dhuafa di Lampung Peduli

Juperta Panji Utama, Berdayakan Kaum Dhuafa di Lampung Peduli

Juperta Panji UtamaNama Juperta Panji Utama mulai dikenal luas di kalangan BMI Hong Kong sejak Februari lalu ia “bersafari dakwah” di sejumlah pengajian, di antaranya di Jamaah Halaqoh Rabu BMI Hong Kong di Masjid Ammar Wanchai, Rabu (22/2).

“Ikutilah teladan Rasulullah Saw dalam bekerja,” katanya. “Beliau bekerja dengan jujur dan amanah. Rasulullah Saw pernah bekerja mengembala ratusan ekor kambing, menjaganya dengan baik, jujur, dan disiplin.”

Pesan menarik lainnya, ia mengatakan, “Teman-teman jangan lama-lama di Hong Kong. Kalau sudah cukup modal, kalau bisa cepat pulang. Seenak-enaknya bekerja di negri orang, lebih enak kerja di negeri sendiri.”

Juperta Panji Utama bukan nama asing bagi masyarakat Lampung. Ia menjadi Direktur Lampung Peduli, lembaga yang bergerak di bidang pemberdayaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan pemberdayaan umat, salah satu aktivitas Yayasan Wakaf Lampung Peduli (YWLP) yang didedikasikan bagi kaum dhuafa.

Lahir di Tanjung Karang 25 Agustus 1970, pria yang akrab disapa Panji ini mengaku senang berorganisasi sejak SD –seperti pramuka dan UKS. Menurutnya, dengan berorganisasi ia merasa senang bisa berkumpul dengan kawan-kawan, sharing, dan menambah wawasan.

Usai menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Bandar Lampung (lulus tahun 1997), ia mengambil pendidikan Akta Mengajar IV di FKIP Unila.

Juperta pernah menjabat Koordinator Wartawan dan Redaktur Budaya Sumatera Post (1998-2001) serta Asisten Dosen Komunikasi Massa, Komunikasi Bisnis, dan Fotografi di Universitas Tulang Bawang dan Universitas Lampung.

Sebelumnya pernah bergabung dalam kelompok teater dan menjabat sebagai ketua tahun 1987-1990, membuat puisi, dan cerpen.

Melanjutkan karier sebagai redaktur majalah Pendar sekaligus menjadi Corporate Communication Head Dompet Dhuafa Republika.

“Saya harus pergi Jakarta-Lampung kala itu, karena istri tidak betah tinggal di Jakarta. Senin sampai Jumat kerja, Jumat sorenya pulang dan kembali ke Jakarta Minggu sore,” ujarnya kepada DDHK News.

Bekerja di Dompet Dhuafa Jakarta, namun kemudian kembali ke Lampung karena, menurutnya, di sana lebih banyak orang miskin yang membutuhkan bantuan.

Ia mengatur Lampung Peduli bekerjasama dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat setempat, bekerja pada tugas-tugas yang telah ditentukan oleh Dompet Dhuafa.

Tahun 2003 Lampung Peduli benar-benar merasa mandiri dan atonom dari Dompet Duafa yang turut membidani kelahirannya. Sejak itu, Lampung Peduli mencari, mengumpulkan, dan mendistribusikan dana sendiri.

Menurut Panji, karena Lampung merupakan provinsi termiskin kedua di Sumatra setelah Nangroe Aceh Darussalam, banyak program bantuan telah dibentuk oleh pemerintah untuk membantu keluarga dan siswa yang membutuhkan. Meskipun ada program bantuan yang dirancang untuk membantu keluarga miskin, tingkat kemiskinan di Lampung masih tinggi. “Hampir setengah dari enam juta warga Lampung secara resmi diklasifikasikan sebagai miskin,” ungkapnya.

Ia menilai, masyarakat Indonesia memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. “Masalahnya adalah bagaimana memastikan dana yang terkumpul dari masyarakat dan uang yang didistribusikan ditangani dengan benar. Itu sebabnya, kami mencoba untuk memertahankan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi. Kami menerbitkan laporan keuangan setiap bulan di koran lokal. Kami melakukan ini sehingga masyarakat tahu kita tidak korup dan bisa melihat kita mendistribusikan bantuan dengan benar,” paparnya.

Misi Lampung Peduli adalah menjadi lembaga dan SDM yang profesional, meningkatkan kesadaran umat tentang ZIS melalui lembaga, berkhidmat membangun umat dalam peningkatan kuantitas-kualitas pendidikan, kesehatan umat, dan kemandirian ekonomi kaum dhuafa.

Selain itu, Lampung Peduli juga bermisi menumbuhkembangkan program-program yang berpihak kepada umat dan berkeadilan serta membangun gerakan keberdayaan umat dan bersinergi dengan pembangunan negara.

Masing-masing induk program terdiri atas empat simpul program, yakni Program Prioritas, Program Pengembangan, Program Bantuan, dan Program Kepedulian dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.

Tiap simpul program sepanjang tahun dapat melaksanakan lebih dari satu kegiatan rutin, massif, berkelanjutan, dan terukur.

Lampung Peduli beralamat di Jln. S. Parman 19, Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Tlp/Fax +62 721 267586 Hotline +62 815 404 8877, email: lampung_peduli@yahoo.com. (Rima Khumaira/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

One thought on “Juperta Panji Utama, Berdayakan Kaum Dhuafa di Lampung Peduli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *