Sunday, December 17, 2017
Beranda > Dunia Islam > Khaddafi Ancam Serang Eropa

Khaddafi Ancam Serang Eropa

Pemimpin Libya Muammar Khaddafi berjanji untuk menyerang Eropa jika militer NATO tidak menghentikan serangan udara terhadap negaranya. Sejak bulan Maret lalu mesin perang negara-negara NATO menggempur Libya dengan dalih “melindungi rakyat Libya dari sengan tentara pro-Khaddafi”.

“Rakyat Libya mampu, satu hari, menyerang Eropa dan Mediterania,” kata Khaddafi dalam pidato di depan ribuan pendukungnya, Jumat(1/7), di Green Square, seperti dilaporkan Agence-France Presse (AFP).

“Mereka (rakyat/militer Libya) bisa menyerang rumah Anda, kantor Anda, keluarga Anda (yang) bisa menjadi target militer yang sah karena Anda telah mengubah kantor kami, markas, rumah, dan anak-anak menjadi target militer yang Anda katakan yang sah,” kata Khaddafi.

“Jika kami memutuskan untuk melakukan itu, kami mampu untuk bergerak ke Eropa seperti belalang, seperti lebah. Kami menyarankan Anda untuk mundur (berhenti menyerang Libya) sebelum Anda menghadapi bencana,” tegasnya.

Khaddafi dan ribuan pendukungnya berkumpul di Lapangan Hijau di ibu kota Tripoli guna memperingati 100 hari serangan militer negara-negara terhadap Libya.

Peringatan Khaddafi datang hanya beberapa hari setelah Pengadilan Kejahatan Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadao dirinya, anaknya (Saif al-Islam), dan kepala intelijen Libya (Abdullah al-Sanoussi) dengan tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Khaddafi berbicara di sebuah lokasi rahasia, tapi suaranya menggelegar di alun-alun itu. Massa pendukung Khaddafi mengibarkan bendera hijau dan membawa potret Khaddafi, meneriakkan slogan-slogan kesetiaan untuk “Allah, Gaddafi, dan Libya”. Tembakan ke udara dan kembang api turut memeriahkan acara.

Khaddafi berjanji pasukannya akan mengalahkan NATO dan mendesak para pemimpin Eropa untuk berbicara dengan rakyatnya “dan para kepala suku”, untuk menemukan solusi terhadap krisis berkepanjangan. Ia mengatakan siap membantu.

“Tarik kembali (pasukan Anda). Anda tidak memiliki kesempatan untuk mengalahkan orang-orang Libya yang pemberani ini,” katanya kepada aliansi NATO. “Orang-orang Libya akan mengalahkan kekuatan tentara Salib NATO.”

Libya diguncang aksi demo anti-Khaddafi sejak Maret, menyusul tumbangnya rezim Tunisia dan Mesir oleh aksi demonstrasi masal rakyat kedua negara. Khaddafi menangani demonstran dengan kekuatan senjata yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Negara-negara Barat (NATO) melakukan intervensi dengan dalih menghentikan kebrutalan militer Libya terhadap demonstran. (Mel/OnIslam/AFP/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *