Sunday, December 17, 2017
Beranda > Dunia Islam > Menghina Islam, Aktor Film Mesir Dihukum Penjara

Menghina Islam, Aktor Film Mesir Dihukum Penjara

Adel Imam

Aktor film dan drama terkemuka Mesir, Adel Imam, menerima hukuman tiga bulan penjara karena menghina Islam dalam film dan dramanya. Dokumen pengadilan memperlihatkan,  aktor paling populer di duni Arab yang sering menyindir perilaku penguasa selama kariernya itu, memiliki waktu satu bulan untuk mengajukan banding. Ia tetap berada di luar penjara sampai proses banding tersebut.

Sumber di pengadilan mengatakan, kasus itu dibawa oleh Asran Mansour, seorang pengacara yang memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok Islam di Mesir. Mansour menuduh Imam menyinggung Islam dan simbol-simbolnya, termasuk jenggot dan jilbab.

Di antara film dan drama yang diajukan ke pengadilan oleh sang pengacara adalah film Morgan Ahmed Morgan” dan Al-Zaeem.

Dalam sidang in absentia, Imam juga dijatuhi denda sebesar 1.000 pound Mesir (US$170). Imam sendiri tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Adel Imam adalah bintang film paling sukses di Mesir. Film-film yang dibintanginya menjadi box office.

Putusan pengadilan dikeluarkan beberapa minggu setelah kelompok Islam menang dalam pemilu Mesir yang baru lalu. Sebagian kalangan menilai, kasus ini berbau politis.

“Saya pikir pengacara yang mengajukan kasus terhadap Imam adalah untuk mengambil keuntungan dari keadaan saat ini, dengan kelompok Islamis memegang kekuasaan di Mesir,” kata Nabil Abdel Fattah, seorang analis dan peneliti di Pusat Studi Politik dan Strategis Al-Ahram di Kairo.

Pengusaha kaya dan tokoh politik liberal, Naguib Sawiris, juga menghadapi persidangan atas tuduhan penghinaan Islam. Sawiris, figur penting dalam komunitas Kristen Koptik Mesir, dituduh menghina Islam dalam akun twitternya. (Mel/Reuters/Arabianbusiness.com).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *