Thursday, August 16, 2018
Beranda > Dunia Islam > Menteri Jerman Dukung Pelarangan Jilbab bagi Guru Muslimah

Menteri Jerman Dukung Pelarangan Jilbab bagi Guru Muslimah

Menteri Integrasi negara federal Baden-Wuerttemberg Jerman, Bilkay Oney, menyatakan dukungannya terhadap pelarangan jilbab bagi para guru Muslimah di sekolah-sekolah. Tahun 2004, negara di Jerman selatan itu menjadi negara bagian pertama yang melarang jilbab dipakai oleh guru-guru Muslim di sekolah.

Oney, anggota Green-Partai Sosial Demokrat (SPD) keturunan Turki, mengambil alih jabatan menteri integrasi Baden-W├╝rttemberg bulan Mei.

Majelis hukum negara menyetujui pelarangan tersebut hampir dengan suara bulat, tetapi kelompok-kelompok Muslim mengatakan pelarangan itu merusak kebebasan beragama.

Menteri Kebudayaan Baden-Wuerttemberg, Annette Schavan, seperti dikutip kantor berita AFP mengatakan, jilbab tidak memiliki tempat di sekolah.

Masalah ini menjadi perdebatan sengit di Jerman sejak Fereshta Ludin, yang ditolak bekerja di Baden-Wuerttemberg  tahun 1998 karena dia mengenakan jilbab di sekolah, mengadu ke pengadilan.

Jerman memiliki penduduk Muslim terbesar di Eropa Barat setelah Prancis. Lebih dari 3,5 juta Muslim tinggal di Jerman. (Mel/BBC/Press TV/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *