Friday, December 15, 2017
Beranda > Dunia Islam > MER-C Luncurkan ‘Gerakan Rp 20 Ribu’ untuk Dana Pembangunan RS Indonesia di Gaza

MER-C Luncurkan ‘Gerakan Rp 20 Ribu’ untuk Dana Pembangunan RS Indonesia di Gaza

Pembangunan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, masih membutuhkan dana sekitar Rp 1 Milyar. Untuk itu, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) meluncurkan “Gerakan Rp 20 Ribu Per Orang” untuk menghimpun dana dari umat Islam.

MER-C mengajak umat Islam untuk peduli sesama Muslim dengan berinfak Rp 20 ribu. Dari gerakan tersebut, total dana yang terkumpul hingga 8 Juli 2011 sebesar Rp 621 juta lebih. “Masih dibutuhkan dana yang lebih besar lagi untuk itu,” kata Presidium MER-C dr. Joserizal Jurnalis dalam acara”Media Gathering” di Jakarta (16/7).

”Sebelum ada gerakan Rp 20 ribu per orang, MER-C mendapat amanah dari masyarakat sebesar Rp 15 M, dalam tempo empat minggu. Ini bukti  masyarakat Indonesia betul-betul peduli dengan saudaranya di Palestina,” kata Joserizal seperti dikutip voa-islam.com (17/7).

Dijelaskan, dana 15 milyar itu telah direalisasikan untuk pembangunan RS Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina, sejak 14 Mei 2011. Saat ini proses pembangunan baru sampai pada pembangunan struktur, belum instalansi air, listrik, gas, dan alat perlengkapan medis. ”Dibutuhkan dana Rp 15 milyar lagi untuk itu. Yang penting RS Indonesia berdiri dulu,” katanya.

RS Indonesia di Gaza adalah bagian dari wujud kepedulian dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia dengan bangsa Palestina. Dana pembangunannya, kata Joserizal, selama ini murni bantuan dari masyarakat, tidak ada bantuan dari pemerintah ataupun negara Timur Tengah, apalagi negara Barat.

Rekening MER-C

Pembangunan RS Indonesia di Gaza itu mendapat dukungan dari PM Palestina, Ismail Haniya, dan persetujuan dari MOH (Ministry of Health) di Gaza.

RS itu didesain dalam bentuk segi 8, terdiri dari 3 lantai. Lahan di Bayt Lahiya, Gaza Utara, merupakan waqaf dari pemerintah Palestina.

Rekening Donasi Pembangunan RS Indonesia di Gaza Palestina: Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee BSM, 009.0121.773BCA, 686.0153678. Atau melalui Sekretariat MER-C: Jl. Kramat Lontar No. J-157 Jakarta Pusat 10440. Telp/Fax : 021-3159235 / 3159256. Call Center : 0811 99 0176.

MERC-C juga menyatakan kekecewaannya terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingkar janji untuk mendirikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Meski Pemerintah ingkar janji, pembangunan RS Indonesia di Gaza tetap akan dilaksanakan.

SBY pernah berjanji akan menyumbangkan dana senilai Rp 20 milyar. Bukan hanya SBY, DPR RI pun mengingkari komitmennya untuk mendirikan RS Indonesia di Gaza. Padahal, saat kunjungan ke parlemen dan dalam rapat-rapat interdept, MER-C telah berkoordinasi dengan Komisi I DPR,  Menko Kesra, Staf Menkeu, Menkes, dan Sekneg.

”Dana bantuan yang dijanjikan itu tidak terealisasi. Sungguh mengecewakan komitmen pemeritah tersebut,” ujar Joserizal.

Joserizal juga menyayangkan usulan Hidayat Nur Wahid agar RS Indonesia itu diserahkan kepada Islamic Development Bank (IDB). Sejak awal, pembangunan RS Indonesia didukung penuh oleh masyarakat Indonesia, baik moril maupun materil. “Saat ini yang mendirikan RS di Gaza hanya Indonesia, tidak ada yang lain,” tegasnya. IDB sendiri hingga saat ini belum melaksanakan proyek apa pun di Gaza. (Mel/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *