Saturday, November 18, 2017
Beranda > Hong Kong > Metode An-Nahdliyah: Cepat Tanggap Belajar Al-Quran

Metode An-Nahdliyah: Cepat Tanggap Belajar Al-Quran

UST. SABARUDINDDHK News, Hong Kong  – Ditinjau dari segi arti, An-Nahdliyah adalah sebuah kebangkitan. Istilah ini digunakan untuk sebuah metode cepat tanggap membaca Al-Qur’an yang dikemas secara berjenjang satu sampai enam jilid.

Istilah Cepat Tanggap Belajar Al-Quran An-Nahdliyah dikarenakan memang metodeloginya menggunakan sistem klasikal penuh. Cara belajar dengan menggunakan hitungan ketukan stik secara berirama.

Selain itu, makhorijul huruf (lafal huruf ) juga benar–benar diperhatikan. Semuanya harus sesuai dengan tajwidnya.

Dalam proses belajar mengajar An-Nahdliyah ada beberapa istilah, yaitu guru tutor, guru yang menyampaikan materi (guru yang paling fasih dan paling bagus di antara guru yang lain) dengan ciri khasnya stik (tongkat) sentuhan jiwa sebagai panduan titian murottal sebagai ganti harkat (isyarat gerakan jari).

Guru privat bertugas membina, mengevaluasi, dan memberi prestasi kepada santri. Syarat untuk bisa mengajar An-Nahdliyah di antaranya bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, mempunyai loyalitas yang tinggi, dan sudah pernah mengikuti training.

Alasan memakai metode An- Nahdliyah karena mudah dipahami oleh anak-anak. Semua santri yang belajar lebih cepat tanggap, konsentrasi, dan mudah dikendalikan, juga menyenangkan.

Metode ini mengacu pada metode Rasulullah Saw ketika belajar dengan Malaikat Jibril. Dengan metode ini, guru memberi contoh, santri mendengarkan lalu menirukan. Semua yang mengajar An-Nahdliyah dibekali terlebih dulu dengan riyadloh dan melakukan itstighotsah.

Metode An- Nahdliyah diajarkan Ustadz Sabarudin pada Training Guru Inovatif Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK ). Ia kagum dengan semangat Buruh Migran Indonesia (BMI) Hong Kong. “Di tengah–tengah kesibukannya mereka masih peduli dengan menuntut ilmu,” katanya.

Untuk kunjungan pertama kalinya di Hong Kong, Ust. Sabarudin sering mengamati banyak hal dari BMI. Dikatakannya, ia sangat terinspirasi untuk lebih berkreasi dan berinovasi.

“Saya sangat terharu dan salut melihat teman–teman BMI, bahkan saya menangis melihat mereka berjuang demi agama. Mereka berusaha untuk tetap menjaga shalat dan thalabul ilmi. Sungguh luar biasa!” paparnya.

Untuk semua BMI ia menyarankan untuk terus meningkatkan kegiatan yang sudah dijalankan ini.  “Ambil setiap hikmah dari kegiatan kalian untuk bekal di negeri sendiri untuk masyarakat yang selalu menanti. Kalian memang patut diacungi jempol,” pungkasnya. (Hana Zhera/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *