Sunday, December 17, 2017
Beranda > Dunia Islam > Mulai Dibangun, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

Mulai Dibangun, Masjid Terbesar Ketiga di Dunia

masjid terbesar ketiga di dunia di aljazairPemerintah Aljazair membangun masjid terbesar ketiga di dunia –setelah Masjid Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Proyek pembangunan mulai dikerjakan hari ini oleh perusahaan raksasa Cina, China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

Penandatanganan kesepakatan proyek pembangunan dilakukan Selasa (28/2) antara CSCEC dan pemerintah yang diwakili Menteri Urusan Kegamaan Aljazair, Bouabdallah Ghlamallah.

Menurut Ghlamallah, masjid ini nantinya akan menjadi satu-satunya di dunia secara religius, nilai wisata, dan secara ekonomi. “Tidak akan ada yang seperti itu di dunia,” katanya usai penandatanganan kesepakatan.

Luas lahan masjid ini 20 hektar (49 acres) di daerah Mohammadia, masih di kawasan ibukota Aljir, dengan menara setinggi 270 meter (hampir 900 kaki).

Menelan biaya pembangunan sekitar satu miliar euro (US$ 1,3 miliar), rumah ibadah umat Islam itu akan dapat menampung 120.000 orang , dilengkapi perpustakaan yang berisi satu juta buku dan 2.000 tempat duduk, serta sebuah museum dan pusat penelitian.

Menurut Ghlamallah, Presiden Aljazair, Abdelaziz Bouteflika, “ingin meninggalkan jejak” melalui pembangunan masjid yang juga akan menjadi masjid agung keempat di Algiers. “Pembangunan akan mulai hari ini setelah penandatanganan kontrak dan harus selesai dalam 42 bulan,” katanya.

Aljazair saat ini memiliki tiga mesjid besar, yaitu Masjid Djamaa el-Kebir, dibangun abad ke-11, Masjid  Djamaa el-Djedid, dibangun pada 1660, dan Masjid Ketchaoua yang dibangun pada masa pemerintahan Khilafah Turki Utsmani abad ke-17. (Mel/Alarabiya.net/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *