Saturday, June 23, 2018
Beranda > Dunia Islam > Muslim Bosnia Jalan Kaki ke Mekah untuk Ibadah Haji

Muslim Bosnia Jalan Kaki ke Mekah untuk Ibadah Haji

Guna melaksanakan ibadah haji, seorang Muslim Bosnia, Senad Hadzic, berjalan kaki dari negaranya menuju Mekkah, Arab Saudi. Ia harus menempuh jarak sekitar 3.600 mil dari Bosnia ke Mekah, mencakup antara 12 sampai 20 mil per hari.

“Jujur saja, sebelum saya memulai perjalanan ini, semua orang mencemaskan saya, menanyakan bagaimana saya sebagai seorang Muslim, bisa bepergian, meskipun harus melewati negara-negara Kristen seperti Serbia dan Bulgaria,” kata pria berusias 47 tahun ini.

Bercita-cita untuk menunaikan ibadah, yaitu pada akhir Oktober 2012, Hadzic berangkat untuk perjalanan panjangnya dari kampung halamannya di utara Bosnia pada Desember 2011.

Dalam tas punggungnya, ia membawa Mushaf Al-Qur’an dibungkus dalam plastik untuk melindunginya dari elemen cuaca.  Ia juga membawa Injil, peta, dan bendera dari enam negara yang akan ia lewati. Kini ia sudah menempuh jarak 600 mil dan tanpa masalah.

Di Istanbul Turki, ia tertahan selama 20 hari, berusaha untuk mendapatkan izin untuk berjalan menyeberangi Jembatan Bosphorus yang menghubungkan Eropa ke Asia, yang terbuka hanya untuk kendaraan.

Pada akhirnya, ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Makkah melalui Suriah. Di negara yang tengah bergolak ini, ia akan melambaikan bendera Suriah dengan tulisan “victory” di atasnya.

“Saya akan memberitahu Anda, perjalanan ini telah memiliki jutaan masalah,” kata Hadzic. “Saya akan menjelaskannya kepada Anda seperti ini: Insya Allah, saya akan masuk Asia hari ini, dan kemudian Suriah. Dan kemudian ketika saya bisa sampai ke Makkah, saya akan berdoa bagi kita semua. ”

Berjalan melalui berbagai negara, Hadzic menerima kebaikan dari banyak orang. “Orang tua bijaksana Turki muncul dan ketika ia melihat bahwa saya datang dari Bosnia ke Istanbul dengan dua kaki, ia menawari saya uang untuk duduk di pesawat dan langsung ke Makkah untuk haji,” kata Hadzic. “Tapi saya tolak ini.”

“Di Serbia, orang keluar di jalan dan memberi saya topi, atau kaus kaki,” kata Hadzic.

“Dalam satu kasus, seorang profesor di Serbia mengundang saya untuk tinggal di rumahnya. Profesor Serbia ini, yang beragama Kristen, mengatakan kepada saya, bahwa saya adalah Muslim pertama yang melangkah di depan rumahnya dalam hidupnya. Ini adalah kehormatan besar bagi saya.”

Hadzic mengaku, berjalan kaki menuju Mekkah ini karena perintah Allah dalam mimpi. Ia melihat perjalanan ini bermanfaat untuk dirinya sendiri dan semua orang yang ditemuinya.

“Dengan tindakan ini, saya membuktikan bahwa semua yang saya lakukan adalah demi cinta kepada Allah,” kata Hadzic. “Karena segala kekayaan di dunia, saya tidak akan menghentikan apa yang saya lakukan.”

“Orang-orang miskin yang tinggal di pedesaan mencintai Allah dan mendukung saya dengan kemurahan hati, “kata Hadzic. “Orang-orang kaya di kota-kota mereka mencintai ATM.”  (Mel/Onislam.net/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *