Wednesday, August 15, 2018
Beranda > Dunia Islam > Muslim Tunisia Protes Penayangan Film TV yang Menghina Islam

Muslim Tunisia Protes Penayangan Film TV yang Menghina Islam

Ribuan warga Tunisia berunjuk rasa di ibukota Tunis dan kota-kota lainnya guna memrotes penayangan film animasi yang dinilai menghina Islam. Demonstran mendesak penutupan televisi swasra, Nessma TV, yang menyangkan film berjudul Persepolis tersebut.

Para demonstran berkumpul di luar kantor Perdana Menteri Tunisia, Jumat (14/10). Sekitar seratus orang lalu menyerang rumah Direktur Nessma TV, Nabil Karoui.

Seorang ulama di Masjid Al-Fatah di pusat kota Tunis menggambarkan film itu sebagai “serangan serius terhadap agama Islam”.

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Nabil Karoui meminta maaf karena menyiarkan film kontroversial tersebut awal pekan ini dan menyebut keputusan penayangan adalah sebuah “kesalahan.”

Film Persepolis mencakup adegan yang menampilkan seorang pria tua berjenggot dan menjelaskan bahwa ia mewakili Allah.

Berita Sore Nessma TV mengatakan, “stasiun televisi mengutuk serangan terhadap rumah Direktur Nabil Karoui di Tunis oleh sekelompok yang berjumlah sekitar seratus orang dan melemparkan bom molotov.”

Di sisi lain, koresponden Nessma TV,  Sofian Ben Hamidah, mengatakan, sekitar dua puluh dari penyerang berhasil memasuki rumah Karoui, tetapi istri dan anak-anaknya berhasil melarikan diri dari pintu belakang. Salah satu dinding rumah dan dua jendela dibakar penyerang. (Mel/AP/AFP/Press TV/dhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *