Sunday, December 17, 2017
Beranda > Dunia Islam > Nuansa Islami Kian Kentara dalam Revolusi Mesir

Nuansa Islami Kian Kentara dalam Revolusi Mesir

DDHK News — Demonstrasi tanpa pemimpin dalam proses revolusi di Mesir dinilai menguntungkan kelompok Islamis Ikhwanul Muslimin. “Anda dapat melihat kaum Islamis makin banyak di jalan-jalan,” kata seorang saksi mata kepada AsiaNews, mengacu pada Ikhwan dan aktivis Muslim lainnya.

“Pamflet yang diproduksi oleh pemerintah Iran, menyerukan revolusi Islam, sekarang sedang beredar.”

Tidak adanya pemimpin yang bisa mewakili demonstran dalam perundingan dengan pemerintah, menjadikan pengunjuk rasa di jalan terlalu lemah. “Itu membuka jalan bagi kalangan Islamis untuk berdialog dengan pemerintah,” kata sebuah sumber keamanan kepada AsiaNews (9/2). “Ada keterlibatan negara luar di Mesir.”

“Anda dapat melihat kaum Islamis makin banyak memenuhi jalanan,” kata sebuah sumber seraya mengingatkan ratusan tahanan anggota Ikhwanul Muslimin yang berhasil kabur dari penjara selama aksi demonstrasi.

Terjemahan bahasa Arab dari pidato pemimpin Iran, Ayatollah Khamenei, juga beredar. Isinya memuji bangsa Mesir untuk keberanian mereka. Pamflet itu dibagikan di jalan-jalan. Di dalamnya, pemimpin spiritual Iran itu juga mendesak Mesir untuk melaksanakan sebuah revolusi Islam.

Sebuah kaporan dari juga menyebutkan, Kelompok Al-Qaidah merilis pesan kepada bangsa Mesir. Isinya menyerukan “jihad melawan rezim Mubarakyang pro-Barat”. Kelompok itu juga memperingatkan Mesir tentang “berhala” seperti demokrasi dan Westernisasi.

Saat ini, puluhan ribu kaum muda masih terus menduduki alun-alun, menunggu aksi demonstrasi besar-besara hari Jumat besok. “Mereka ingin Mubarak pergi,” kata sumber itu. (Mel/Asia News/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *