Friday, October 20, 2017
Beranda > Featured > Outbond DDHK Bahas Komitmen Relawan dan Latihan Bela Diri

Outbond DDHK Bahas Komitmen Relawan dan Latihan Bela Diri

outbond ddhkDDHK News, Hong Kong – Sekitar 50 relawan (volunteer) Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) mengikuti pelatihan outbond beladiri praktis bagi muslimah, Ahad (4/11), di Stainley Beach, Hong Kong, bersama Ustadz Herman Budiyanto (Board of Director DD/Corps Da’i DD) dan Ustadz Genry (SDSB DDHK).

Acara ini terselenggara atas kerjasama DDHK dengan FP2STI (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional) dan Persaudaraan Thifan Po Khan Indonesia (PTI).

Acara dimulai jam 10.00, berkumpul dan briefing di bawah Shelter Iqro DDHK di Haven Street, Causewaybay, lalu menuju Stanley Beach.

Ketua Panitia, Umi Amaniah, mengatakan, acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, refreshing, dan menguatkan semangat para volunteer agar semakin sehat jasmani dan rohaninya.

Ustadz Herman memberikan tausiyah terkait kevolunteeran. “Semua harus diniatkan karena Allah ibadah dan dakwahnya,” katanya, “maka ketika semua niat telah tercurah hanya untuk Allah, hal ini akan meringankan dan memperkuat ketika ada hal-hal yang tidak berkenan di hati, selisih pendapat, ketika ada konflik, dan sebagainya.”

Selain itu, lanjut Ust. Herman, keimanan ruhiyah harus diperkuat, semakin meningkat ibadahnya, dan harus punya keinginan untuk menambah ilmu karena secara finansial volunteer tidak mendapat apa-apa dari DDHK.

“Maka di sini bisa memanfaatkan fasilitas yang ada, meng-upgrade ilmunya. Yang dulu tidak bisa mengaji, komputer, menjahit, menulis, advokasi, dan lain-lain, di DDHK ini jadikanlah tempat untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya, sehingga ketika nanti berinteraksi dengan masyarakat bisa menjadi da’i, mujahidah dakwah, juga bisa memanfaatkan ilmu lain,” paparnya.

Dijelaskannya pula pentingnya faktor kebersamaan atau ukhuwah karena terdiri dari beberapa orang yang berlainan karakter. “Di sini kita disatukan dalam kebersamaan,” tegasnya.

“Komitmen juga dibutuhkan untuk menjadi volunteer, agar benar-benar menjadi mujahid yang fokus, karena akan mempengaruhi kinerja itu sendiri. Bukan berarti melarang untuk bergabung dengan organisasi lain, tapi harus melakukan prioritas. Jangan sampai aktif di luaran, tapi tanggungjawabnya sendiri di sini terbengkalai,” tegasnya.

Ustadz Genry pun berbagi pengalamannya ketika menjadi volunteer di Aceh. Tak ketinggalan sharing dari salah seorang volunteer, Anis Azizah, yang mengatakan bahwa banyak suka-dukanya yang dilewati selama menjadi volunteer. “Walau terkadang beda pendapat, marah, salah paham, kinerja yang kurang memuaskan, tapi jadikan semuanya untuk memacu lebih baik lagi.” katanya.

outbon ddhk1“Alhamdulillah dulu yang tadinya tidak begitu bisa komputer, sekarang bisa photoshop, dan lain-lain, bisa gabung di Iqro’, dalam artian kita bisa menambah ilmu yang mungkin kita tidak bisa dapatkan di tempat lain. Kalau dulu mungkin dianggap aneh jika berjilbab di musim panas, tapi sekarang alhamdulillah makin mudah kita temui muslimah berjilbab. Itu juga karena peran-peran saudari semuanya,” ujarnya.

Setelah break shalat dan makan siang bersama, acara dilanjutkan dengan pelatihan silat. Peserta begitu antusias walau cuaca panas. Peserta diajari beberapa teknik untuk bisa menjaga diri dari hal-hal yang membahayaka, di antaranya teknik memukul dengan telapak tangan, sisi tangan ke daerah-daerah sensitif, dan sebagainya.

Acara dihadiri pula Rachmat Widiyanto (Bank Mandiri branch Hong Kong) yang ikut mempraktikkan langsung ilmu bela diri. (Rima Khumaira/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *