Tuesday, November 21, 2017
Beranda > Indonesia > PBNU: Pemahaman Islam Sempit Sebabkan Radikalisme

PBNU: Pemahaman Islam Sempit Sebabkan Radikalisme

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Masdar Farid Mas’udi, menilai sempitnya pemahaman terhadap agama Islam merupakan salah satu penyebab radikalisme di Indonesia.

“Tafsir keagamaan yang sempit dan memutlakkan pemahaman agamanya bisa menjadi penyebab radikalisme. Mereka akan beranggapan orang yang berseberangan paham dan keyakinannya adalah kafir, sehingga halal untuk dibunuh,” kata Masdar.

Faktor lainnya, lanjut dia, adalah masalah kemiskinan dan keterpinggiran masyarakat dan ketidakadilan global.

Menurut dia, masyarakat Indonesia yang hidupnya tidak bermakna karena miskin, kurang terdidik, pengangguran dan terpinggirkan semakin hari akan semakin banyak jumlahnya.

“Kondisi masyarakat seperti ini akan menerima benih radikalisme melalui indoktrinasi, sehingga membunuh orang dengan janji surga,” katanya.

Ia mengatakan, radikalisme merupakan penyakit sosial dan peradaban yang sangat mematikan baik terhadap pelaku maupun korban, sehingga penanganannya harus dilakukan dengan serius dan harus menjadi komitmen semua pihak.

Menurut dia, untuk menangani tiga faktor tersebut, para ulama dan cendekiawan harus memberikan pemahaman yang benar tentang Islam dengan penuh kesabaran dan pemerintah harus memberikan perhatian secara serius kepada masyarakat miskin.

Masdar juga mengatakan, tumbuhnya radikalisme di Indonesia juga disebabkan oleh lemahnya sistem keamanan di Indonesia, sehingga mereka bermigrasi ke Indonesia.

“Malaysia, meski punya kader teroris yang luar biasa, tapi kenapa mereka tidak bisa beroperasi di negerinya sendiri, malahan bebas bertahun-tahun di Indonesia karena kelemahan Indonesia sendiri. Kalau Indonesia menerapkan sistem keamanan seperti Malaysia tentu tidak akan ada migrasi teroris ke Indonesia dan terorisme tidak akan tumbuh subur di Indonesia,” paparnya.

Ia menambahkan, negara tidak sungguh-sungguh dengan ketegasannya melindungi keamanan bangsa dan rakyatnya.

“Kalau pemerintah tegas, maka Indonesia akan kokoh tidak diaduk-aduk oleh pihak mana pun,” tuturnya. (Waspada Online)

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *