Wednesday, August 15, 2018
Beranda > Hong Kong > Pemerintah Tetap Bantu BMI di Bandara Soetta

Pemerintah Tetap Bantu BMI di Bandara Soetta

BNP2TKI_HKDDHK News, Hong Kong — Pemerintah akan tetap membantu semua Buruh Migran Indonesia (BMI) yang pulang melalui Bandara Soetta (Soekarno-Hatta) Jakarta, seperti disampaikan Deputi Bidang Perlindungan BNP2TKI, Lisna Yoeliani Poeloengan, dalam acara pelatihan sukses dan festival seni rakyat yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ahad (11/11), di Sheung Wan, Hong Kong yang diikuti oleh ratusan Buruh Migran Indonesia (BMI).

“Sekarang ini, tenaga kerja kita di mana pun dia bekerja bisa pulang mandiri,” kata Lisna. Ada dua pilihan untuk seluruh BMI yang pulang mulai tanggal 26 Desember mendatang, yaitu mau pulang mandiri atau memerlukan bantuan pemerintah.

“Jika ingin pulang mandiri, BMI harus melaporkan diri kepada KJRI Hong Kong sebelum kepulangannya guna membuat pernyataan bahwa BMI tersebut bisa mengurus dokumen-dokumen dan barang-barangnya sendiri.”

Setelah mendapatkan izin dari KJRI, maka BMI tersebut bisa dinyatakan untuk pulang mandiri dari bandara di Hong Kong sampai bandara di Indonesia.  Sampai di Bandara, BMI harus mendaftar di konter pendataan TKI. Pemerintah juga tetap menyediakan bantuan untuk BMI yang ingin pulang menggunakan jasanya.

Selain itu, Lisna juga menambahkan informasi tentang KTKLN. “Sesuai UU No. 39 tahun 2004 pasal 62, bahwa setiap tenaga kerja yang bekerja di luar negeri harus mempunyai KTKLN,” tegasnya.

Dia memperjelas alasan diadakannya KTKLN karena di dalam KTKLN tercantum data dan jati diri TKI, tentang majikan, tentang PJTKIS, juga agen, sehingga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan atau masalah, smart card ini bisa mempermudah untuk menelusurinya.

“KTKLN merupakan salah satu instrumen perlindungan TKI,” imbuhnya.

Pembuatan KTKLN adalah free, tapi BMI masih dikenai biaya asuransi sebesar Rp 290 ribu jika perpanjangan kontrak. Peraturan yang baru adalah Rp 400 ribu.

Lisna berpesan kepada seluruh BMI agar bekerja dengan baik, jangan melupakan untuk beribadah menurut kepercayaannya masing-masing. Dia juga mengingatkan agar BMI tidak melupakan bahwa di Indonesia ada keluarga yang menunggu, jadi harus ingat tujuan utamanya datang ke sini untuk apa.

“BMI juga harus bisa mengatur keuangannya dan mulai sekarang harus sudah punya rencana untuk di Indonesia nanti. Syukur-syukur bisa membuka lapangan pekerjaan,” katanya. (Yulia Cahyaningrum/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *