Sunday, September 23, 2018
Beranda > Dunia Islam > Pemukim Yahudi Bakar Masjid Palestina

Pemukim Yahudi Bakar Masjid Palestina

Pemukim Yahudi membakar sebuah masjid di Tepi Barat, Palestina, Senin (05/9). Abdul Azim Wadi, anggota dewan desa di Qusra dekat Nablus mengatakan, para pemukim Yahudi membakar ban karet dan melemparkannya ke arah masjid sehingga api melalap seluruh lantai satu.

Pihak berwenang Palestina mengatakan, pemukim Yahudi sedikitnya telah menyerang enam masjid di Tepi Barat dalam kurun waktu dua tahun ini.

Imam masjid Syeikh Nafith Samih mengatakan, bom molotov dilemparkan ke dalam Masjid Nurain di wilayah Qishrah selatan Nablus, ketika serangan itu terjadi. “Jamaah datang ke masjid jam empat pagi dan melaksanakan shalat Subuh. Sebagian jamaah berteriak ‘masjid dibakar’.”

“Kami lalu turun ke lantai bawah, tempat di mana biasanya kaum wanita shalat dan menemukan beberapa ban yang terbakar. Kami kemudian menyadari bahwa itu adalah perbuatan para pemukim Yahudi,” katanya.

Pemukim dan pejabat militer Israel mengatakan, pekan lalu militer Israel melatih warga Yahudi yang dipersenjatai untuk menghadapi unjuk rasa Palestina, terkait upaya pengakuan negara Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kelompok pejuang Palestina, Hamas, menganggap kejahatan tersebut sebagai kejahatan rasialis dan penodaan terhadap “undang-undang langit”.  Dalam keterangan persnya dari biro informasi, Hamas mengutuk penodaan Yahudi terhadap Masjid Nurain itu.

“Kami mengajak rakyat Palestina untuk bersatu merapatkan barisan dalam menghadapi kejahatan Zionis,” demikian Hamas seraya menyerukan Liga Arab dan OKI serta semua organisasi hak-hak kemanusiaan untuk bekerja semaksimal mungkin menghentikan kejahatan rasis Zionis. (Mel/World Bulletin/Info Palestina/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *