Friday, October 20, 2017
Beranda > Indonesia > Polisi pelajari situs pendukung Baasyir

Polisi pelajari situs pendukung Baasyir

freeabbKepolisian Indonesia mengatakan tidak tertutup kemungkinan untuk memblokir situs pendukung tersangka kasus tindak pidana terorisme Abu Bakar Baasyir jika dinilai membahayakan negara.

Kepala Bidang Penerangan Umum Kepolisian Indonesia, Kombes Marwoto Soeto mengatakan lembaganya akan mengajukan permintaan blokir itu kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika jika penyelidikan polisi menunjukan adanya potensi bahaya dari situs freeabb.com ini.

“Kalau memang membahayakan negara atau mempengaruhi penyidikan akan kita mintakan kepada Kementerian Infokom untuk memblokirnya,” kata Marwoto ketika dihubungi wartawan BBC Andreas Nugroho.

Kalau memang membahayakan negara atau mempengaruhi penyidikan akan kita mintakan kepada Kementrian Infokom untuk memblokirnya

Marwoto Soeto

Situs yang didedikasikan untuk menvdukung pembebasan Abu Bakar Baasyir hingga hari ini telah dikunjungi oleh sekitar 56 ribu pengunjung.

Situs ini antara lain berisi pesan yang dikatakan dari Ustadz Baasyir kepada para pendukungnya serta sejumlah tulisan yang berisi penolakan terhadap penangkapan Baasyir.

“Sebetulnya seruan ini termasuk provokasi juga itu kan membahayakan karena selama ini polisi kan menangkap mereka dengan alasan telah melakukan pelanggaran.”

Situs ini juga memuji keberhasilan sejumlah hacker yang berhasil membajak sejumlah situs lokal dan mengganti isinya dengan seruan pembebasan Baasyir.

Sebelumnya dinihari tadi situs milik perusahaan jasa keuangan swasta dirusak dan isinya disipi pesan pembebasan Baasyir.

Belum ada keterangan dari polisi apakah hacker yang merusak situs tersebut mempunyai kaitan dengan pendukung Baasyir.

Berlapis

Kementerian Komunikasi dan Informatika sejauh ini masih belum menerima permintaan pemblokiran terhadap situs tersebut.

Juru Bicara Kementerian Kominfo, Gatot Dewabroto mengatakan pemblokiran situs yang dinilai meresahkan sudah pernah dilakukan sebelumnya oleh kementerian ini.

“Kami sangat berhati-hati, kami tidak langsung action jadi masih ada beberapa lapis yang harus kami lakukan, misalnya meminta pertimbangan pihak lain, prosedur apa yang dilakukan dan kami tidak melakukan self sencoring,” kata Gatot.

Kami sangat berhati-hati, kami tidak langsung action jadi masih ada beberapa lapis yang harus kami lakukan

Gatot Dewabroto

Kementerian Kominfo dalam kurun waktu dua tahun terakhir sudah pernah melakukan pemblokiran terhadap beberapa situs yang isinya dinilai meresahkan masyarakat.

Situs yang diblokir pemerintah saat itu adalah situs yang memuat kartun Nabi Muhammad dan Film Fitna.

“Setelah dirundingkan kami biasanya mengajak ISP (penyedia jasa internet) untuk duduk bareng dan mereka kita berikan surat untuk membantu pemerintah melakukan pemblokiran yang bertentangan dengan UU.”

Selain melalui situs tersebut, sejumlah pendukung Baasyir juga menggalang dukungan untuk membebaskan tokoh mereka melalui halaman situs jejaring sosial, Facebook yang telah diikuti sekitar 30 ribu pemilik akun situs tersebut.

BBC

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *