Tuesday, October 16, 2018
Beranda > Dunia Islam > Rakyat Mesir: Dewan Tinggi Militer Harus Bubar

Rakyat Mesir: Dewan Tinggi Militer Harus Bubar

Massa Revolusioner Mesir menyatakan akan melanjutkan aksi protes terbuka sampai Dewan Tinggi Militer melepaskan kekuasaan dan terbentuknya pemerintahan pilihan rakyat.

Press TV melaporkan, para demonstran mendesak Dewan Tinggi Militer yang saat ini memegang kekuasaan di Mesir untuk segera menyingkirkan kaki tangan rezim Hosni Mubarak dari pemerintahan transisi dan menyeret mereka ke pengadilan.

Tuntutan rakyat untuk menyingkirkan seluruh anasir rezim Mubarak dan mengadili mereka dengan tuduhan korupsi dan pengkhianatan sampai saat ini belum dipenuhi oleh Dewan Tinggi Militer. Dewan ini menerima mandat kekuasaan pada tanggal 11 Februari 2011 lewat pesan tertulis Presiden terguling Hosni Mubarak yang dibacakan oleh wakilnya Omar Suleiman. Dalam pesan tertulis itu Mubarak menyatakan mundur dari kekuasaan dan menyerahkan kendali negara kepada Dewan Tinggi Militer yang dipimpin jenderal Hossein Tantawi.

Kamis kemarin, pemerntahan baru Mesir secara resmi telah memulai tugasnya di tengah penolakan rakyat yang memprotes adanya anasir rezim lama dalam pemerintahan baru. Dikatakan bahwa setengah dari anggota kabinet PM Essam Sharaf adalah orang-orang lama yang pernah menjabat di pemerintahan Hosni Mubarak.

Hari ini, kubu revolusi mengajak rakyat Mesir untuk menggelar demonstrasi besar-besaran di hari yang mereka sebut ‘Jum’at Penentu’. Mereka mengecam tindakan pihak-pihak asing terutama Amerika Serikat dan Rezim Zionis Israel yang berusaha melemahkan gerakan revolusi rakyat Mesir. (IRIB/AHF)

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *