Monday, June 18, 2018
Beranda > Dunia Islam > Rakyat Palestina Peringati Hari Malapetaka Berdirinya Israel

Rakyat Palestina Peringati Hari Malapetaka Berdirinya Israel

Rakyat Palestina dan sejumlah negara Arab memperingati “Hari Nakba” atau “Hari Malapetaka” berdirinya Israel, Minggu (15/5). Sebagian aktivis mendesak warga Palestina agar menggunakan peristiwa itu untuk memulai “intifada” baru menentang Israel.

Israel mengerahkan tambahan pasukan keamanan di daerah-daerah termasuk Tepi Barat. Para pejabat Israel mengatakan, mereka akan membatasi akses ke tempat suci di Yerusalem Timur yang dikenal sebagai Temple Mount di kalangan orang Yahudi dan Haram al-Sharief di kalangan Muslim kepada kaum pria berusia di atas 45 tahun.

Diperkirakan lebih dari 700.000 warga Palestina dipaksa meninggalkan rumah-rumah mereka dalam perang Arab-Israel yang terjadi setelah pendeklarasian negara Israel tahun 1948.

Tahun lalu, ribuan warga Palestina berpawai melalui jalan-jalan Gaza untuk memperingati Naqba. Bunyi sirene meraung-raung di kota-kota dan desa-desa di Tepi Barat.

Israel, yang menggunakan kalender Yahudi untuk menandai penciptaannya, memperingati HUT yang ke-63 hari Selasa.

Pasukan tentara Israel meningkatkan penjagaanya di kota Al-Quds terjajah, terutama di gerbang menuju Al-Quds dan jalan-jalan yang menghubungkan Tepi Barat-Al-Quds, untuk menghalangi para demonstran dari kota lain memasuki kota tersebut.

Radio Zionis menyebutkan, pasukan Israel telah menempatkan pasukan keamananya dengan menyebar ribuan personel terdiri dari polisi dan tentara di jalan-jalan utama, gang distrik maupun gerbang utama menuju Masjid Al-Aqsha, sejak jam tujuh pagi.

Mereka sudah memasang blockade militer di dalam kota untuk menghalangi warga dari Tepi Barat memasuki Al-Quds. Semua yang datang harus melalui perlintasan utama di utara Al-Quds, dekat dengan Kamp Qalandia dan distrik Hazma, selatan dekat Betlehem yang dikenal dengan terowongan Gello.

Selain ada gerbang lain dengan alasan menghindari penumpukan massa Palestina yang akan merayakan hari Nakbah atau aksi besar-besaran menuju Al-Aqsha.

Sumber mengisyaratkan, muncul kekhawatiran dari sjeumlah pihak, aksi-aksi Palestina kali ini dijadikan ajang utuk melakukan revolusi sebagaimana terjadi di Mesir, Libya, Tunisia, dan sejumlah negara Arab lainnya.

Sebelumnya faksi-faksi dan sejumlah kelompok pemuda Palestina mengumumkan program aksi untuk memperingati hari Nakbah di Tepi Barat, AL-Quds, Gaza, dan sejumlah wilayah perbatasan di Palestina jajahan 48 serta di seluruh Negara Arab yang bertetanggaan dengan Palestina. Aksi dimulai sejak Jum’at (13/5) hingga Ahad (15/5). (VOA/Info Palestina).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

One thought on “Rakyat Palestina Peringati Hari Malapetaka Berdirinya Israel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *