Thursday, November 15, 2018
Beranda > Dunia Islam > Ribuan Warga Israel Turun ke Jalan Protes RUU Masjid

Ribuan Warga Israel Turun ke Jalan Protes RUU Masjid

Ribuan warga Arab Palestina yang tinggal di wilayah Israel turun ke jalan-jalan di negara Yahudi tersebut untuk memprotes RUU masjid yang akan melarang muadzin menggunakan pengeras suara untuk memanggil umat Islam untuk Shalat.

Sami Abu Shihadeh, warga Arab  anggota dewan kota Yaffa (Jaffa), mengatakan, warga mengadakan protes di kotanya dan di Umm Al-Fahem, Shafa’amr, Baqah Al-Gharbiyeh, Tarsheeha, Al-Taybeh, Nazaret, Negev dan Al -Teireh menentang RUU tersebut, yang diusulkan oleh anggota Knesset Anastasia Michaeli dari partai sayap kanan Yisrael Beiteinu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berencana untuk membawa RUU itu dalam pemungutan suara oleh Kabinet pada Ahad setelah ia gagal mengumpulkan cukup dukungan untuk meloloskan RUU itu pada sesi pekan lalu. Menjelaskan tentang dukungannya untuk RUU itu, Netanyahu mengatakan “tidak perlu menjadi lebih liberal dibandingkan Eropa,” tampaknya mengacu pada hukum Swiss pada 2010 yang melarang masjid-masjid dari memiliki menara.

Jika disetujui, undang-undang baru tersebut akan melarang pengeras suara di semua masjid di wilayah Israel.

Shihadeh mengatakan bahwa warga Arab akan mengadakan protes serupa di waktu pertemuan Kabinet Israel hari Ahad.

Presiden Israel Shimon Peres mengatakan dia malu atas RUU serta hal-hal lain semacam itu dan khawatir hanya akan menambah kemarahan dunia Arab.

“Ini hanyalah sebuah pawai kebodohan … Saya secara pribadi malu ada upaya yang dilakukan untuk mengesahkan undang-undang tersebut.” kata Peres. “Israel tidak “harus meningkatkan kemarahan Muslim di seluruh dunia Arab melawan kami”, tambahnya.

Sementara itu Anastasia Michaeli mengatakan alasan pengajuan RUU tersebut berdasarkan keluhan-keluhan yang ia terima dari warga Israel yang tinggal di kota-kota campuran Arab-Yahudi, yang terbangun dari tidur ketika mendengar suara adzan, karena disiarkan dengan bantuan speaker dan amplifier.

“ketika keluarga, orang tua, anak-anak kecil, dan orang yang bekerja yang membutuhkan istirahat mereka dipaksa untuk bangun di pagi hari karena panggilan muadzin, kita berbicara tentang pelanggaran yang jelas dari hukum.” dia menambahkan.

Jumlah penduduk Israel sendiri lebih dari tujuh juta jiwa, dimana minoritas Arab berjumlah 20 persen dari populasi dan sebagian besar adalah Muslim. (AP/Voa-Islam).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *