Thursday, August 16, 2018
Beranda > Hong Kong > Sebanyak 125 Majikan di Hong Kong Masuk Daftar Hitam KJRI

Sebanyak 125 Majikan di Hong Kong Masuk Daftar Hitam KJRI

KJRI Hong KongDDHK News, Hong Kong — Perwakilan Pemerintah Indonesia di Hong Kong hingga Oktober 2012 telah menetapkan 125 majikan dalam daftar hitam (black list) dan tidak dapat lagi merekrut Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Konsul Jenderal RI di Hong Kong, Teguh Wardoyo, mengatakan, selain majikan, pihaknya juga telah memberikan sanksi penghentian layanan kepada delapan agen penempatan karena terbukti tidak dapat memberikan perlakuan yang baik kepada para TKI.

“Langkah itu perlu dilakukan agar tidak ada lagi agen atau majikan yang memperlakukan TKI dengan sewenang-wenang,” katanya seperti dikutip antaranews.com (14/12 ).

Sebelum memberikan sanksi, KJRI melakukan pemanggilan kepada agensi atau bersurat ke PJTKI. Jika terbukti bersalah dan merugikan pihak lain akan dijatuhkan sanksi.

“Sanksi dilakukan sesuai hasil tim evaluasi agen atau majikan, apakah cukup dengan pemanggilan dengan memberikan teguran, peringatan, surat pembekuan sementara pengajuan kontrak kerja baru, “job order” baru hingga pencabutan lisensi,” tuturnya.

Atase Ketenagakerjaan Konjen RI di Hong Kong, Sandra Utami, mengatakan, hingga November 2012, jumlah kasus yang melibatkan TKI di Hong Kong tercatat 1.571 kasus. ”Dari jumlah itu sekitar 0,20% masih dalam proses penyelesaian,” ungkapnya.

Sandra mengemukakan, permasalahan umum TKI di Hong Kong adalah penahanan dokumen, pemutusan hubungan kerja/Kontrak Kerja, tidak mendapatkan hak setelah pemutusan hubungan kerja, gaji di bawah standar, tidak mendapat libur, pemotongan gaji berlebihan, melampaui ijin tinggal, agen tidak terdaftar dan tindak kekerasan oleh majikan.

“Selain itu ada pula sakit, meninggal dunia, bunuh diri, kasus pidana, perdata, dan dipekerjakan tidak sesuai kontrak,” katanya menambahkan.

Saat ini terdapat 239 agen penempatan TKI di Hong Kong. TKI di sektor domestik mulai bekerja di Hong Kong sejak 1993 dengan jumlah saat itu mencapai 6.100 orang.

Setiap TKI yang bekerja di Hong Kong harus melalui PPTKIS dan agen penempatan di Hongkong yang terakreditasi di KJRI Hong Kong.

Saat ini hingga Oktober 2012 jumlah TKI di Hong Kong tercatat 150.375 orang terdiri atas Wanita (99,9%) dan laki-laki (0,01%). Sebagian bekerja sebagai penata laksana rumah tangga. (ANTARA).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *