Wednesday, August 15, 2018
Beranda > Indonesia > Tablig Akbar DD: Setiap Muslim Harus Kurangi Kesalahpahaman

Tablig Akbar DD: Setiap Muslim Harus Kurangi Kesalahpahaman

tablig akbar shamsi aliDDHK News, Makasar — Imam Besar Masjid Islamic Center New York, Shamsi Ali, mengatakan, menghadapi tantangan global, umat Islam sudah seharusnya bersatu. Yang paling utama harus dilakukan adalah mengurangi kesalahpahaman.

Shamsi Ali menyampaikan hal itu pada tablik akbar yang digelar Dompet Dhuafa (DD) di Makasar, Ahad (25/8). Ia menilai, umat Islam tidak hanya berhubungan ke atas dengan Allah. “Tetapi juga ada hubungan ke sampiang yaitu dengan manusia sehingga Islam sebagai agama yang rahmat bagi seluruh alam terwujud,” katanya.

Pria kelahiran 5 Oktober 1967 ini juga menyinggung tentang konflik di Mesir. Menurutnya, Mesir merupakan negara yang menjadi pusat perhatian dunia. Pertikaian antara Palestina dan Israel juga menyebabkan Mesir sebagai negara yang sangat berperan. “Perdamaian dunia sebenarnya bisa tercipta dari Mesir. Karenanya banyak kepentingan di situ,” sebutnya.

Dikatakannya, sekitar 1,6 miliiar orang di dunia beragama Islam. Sebanyak 1,1 miliar manusia tidak mempercayai adanya agama.

“Kenapa bisa ada, karena kemajuan teknologi membuat manusia semakin rasional. Mereka tidak mempercayai agama karena menilai tidak sesuai akal,” sebutnya.
Sesungguhnya, sambung dia, hanya Islam yang bisa menyatukan akal dan hati manusia. Imtak dan Iptek disatukan dalam Islam.

“Islam memberi solusi dari beragam pertanyaan yang ada dalam setiap pemikiran manusia. Yang jadi masalah adalah banyak orang menjadikan agama hanya sebagai simbol,” kritiknya.

Muh Awaluddin, panitia pelaksana tablik akbar menyebutkan, salah satu tujuan Dompet Dhuafa menggelar kegiatan, adalah penghimpunan donasi untuk pembangunan memugar Islamic Center di New York. (fajar.co.id).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *