Saturday, September 23, 2017
Beranda > Dunia Islam > Tajikistan Awasi Ketat Sekolah Islam dan Masjid

Tajikistan Awasi Ketat Sekolah Islam dan Masjid

Presiden Tajikistan, Imomali Rakhmon, menginstruksikan dinas keamanannya (11/2) untuk memperketat pengawasan terhadap pendidikan agama dan masjid. Ia menuding kedua tempat itu sering digunakan untuk kegiatan radikalisme.

Rakhmon berbicara dua hari setelah partai oposisi utama, Partai Kebangkitan Islam Tajikistan, mencela pemerintah Tajikistan sebagai negara sekuler, padahal mayoritas warganya adalah Muslim, menuduhnya korupsi dan menginjak-injak hak-hak agama dan politik.

Rakhmon, yang berasal dari Partai Demokrat telah menolak tuduhan tersebut dan mengatakan masjid dan sekolah agama menjadi ancaman besar bagi stabilitas negara.

Ia menuduh dengan berkedok pengajaran dasar-dasar Islam, para remaja direkrut menjadi ekstremis. Rakhmon juga mengatakan, ada beberapa masjid menyebarkan ideologi ekstremis dan berubah menjadi tempat untuk merekrut pemuda menjadi ekstremis.

Partai Kebangkitan Islam membentuk aliansi yang berjuang melawan pemerintah yang selalu memojokan Islam.

Rakhmon mengatakan, jumlah masjid di Tajikistan melebihi jumlah sekolah menengah dan termasuk 1.250 masjid yang belum mendapat izin resmi dari pemerintah. Dia memerintahkan kepada pihak keamanan untuk segera merobohkan masjid-masjid yang belum mempunyai izin.

Lebih dari 100 anggota kelompok Islam tahun lalu dipenjara pihak berwenang Tajikistan. Rakhmon juga mengkritik trend di kalangan perempuan yang mengenakan busana Muslimah (jilbab).

Selama beberapa bulan terakhir, pasukan pemerintah telah memerangi kelompok militan di Tajikistan. Para pejabat mengatakan, para pemberontak, yang mengaku bertanggung jawab atas sebuah serangan September atas sebuah konvoi militer, terkait dengan Al-Qaidah.

Partai Kebangkitan Islam Tajikistan memiliki lebih dari 40.000 anggota, menginginkan agama Islam memainkan peran lebih besar dalam kehidupan publik, namun belum bersedia menuntut untuk membentuk negara Islam.

Tajikistan adalah negara termiskin dari lima bekas negara Uni Soviet. Upah bulanan rata-rata hanya US$80. (ARNEWS/REU/CyberSabili)


DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan. Profil Selengkapnya
http://www.localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *