Saturday, June 23, 2018
Beranda > Dunia Islam > Tim Malaysia Pelajari Struktur Masjid di Kerala

Tim Malaysia Pelajari Struktur Masjid di Kerala

DDHK News — Sebuah tim dari Malaysia akan tiba bulan depan untuk mempelajari struktur masjid di Kerala, India, sebagai bagian dari kerja sama antara International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Madin Islamic Akademi (MIA) India.

Tim dari IIUM itu diharapkan tiba di lokasi bulan depan untuk memulai dasar studi penelitian tentang struktur masjid di Kerala.

Dalam rilisnya yang diterima Ahlul Bayt News Agency, Senin (31/1), MIA mengatakan, kesepakatan itu ditandatangani Rektor IIUM, Syed Arabi Idid dan ketua Madin, Sayyid Ibrahimul Khaleelul Bukhari, di Malaysia.

”Kami sangat senang menandatangani perjanjian dengan lembaga dari India, yang merupakan negara terbesar kedua berpenduduk Muslim di dunia,” kata Idid.

IIUM merupakan lembaga pendidikan tinggi hasil kerja sama pemerintah Malaysia dan Organisasi Konferensi Islam (OKI)  yang beranggotakan 57 negara Muslim.

Didirikan tahun 1983 dengan 153 mahasiswa, IIUM telah menjadi sebuah universitas Islam terkemuka dengan 30.000 siswa dan menawarkan program sarjana, master, dan Phd.

Madin Academy, Malappuram, didirikan tahun 1997, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang tumbuh dari Kerala dengan 10.500 mahasiswa dan 25 usaha pendidikan dan amal.

Bukhari mengatakan, lembaganya merupakan hal baru dalam pengembangan dunia pendidikan India.

“Ini bukan sekadar perjanjian antara dua lembaga, tetapi perjanjian untuk menukar pengetahuan dan kebajikan yang diberikan oleh lebih dari 50 negara OKI,” kata Bukhari. (Mel/ABNA/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *