Friday, October 19, 2018
Beranda > Indonesia > Usai Lebaran Ahmadiyah Dibubarkan

Usai Lebaran Ahmadiyah Dibubarkan

Organisasi Jamaah Ahmadiyah Indonesia kemungkinan bakal dibubarkan oleh pemerintah setelah Lebaran.

Menanggapi itu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Said Aqil Siradj mengatakan,  secara internasional ajaran Ahmadiyah telah dianggap sesat dari Islam.

Tapi rencana pembubaran organisasi ini tak bisa dilakukan seperti membalikkan telapak tangan.

”Perlu ada kajian matang untuk pembubaran Ahmadiyah. Apakah tak ada jalan lain selain membubarkan? Cari jalan yang lebih bijak, melakukan dakwah yang kontinyu, meski tak 100 persen pengikut Ahmadiyah kembali ke Islam,” Said dihubungi Rabu (1/9).

Menteri Agama bersikeras membubarkan organisasi Ahmadiyah pasca Lebaran, meski banyak pihak yang menentang.

”Dia merupakan cikal bakal terjadinya perpecahan di masyarakat, yang dapat mendorong terjadinya konflik,” kata Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.

Suryadharma beralasan, apabila tidak dibubarkan maka permasalahan Ahmadiyah dan segala turunannya akan terus berkembang.

Kasus terakhir adalah bentrokan berhari-hari di Desa Manislor, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kerusuhan tersebut dipicu penyegelan masjid yang kerap digunakan JAI beribadah.

Ahmadiyah sudah difatwakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 2005. Salah satu pertimbangan prinsipil adalah Ahmadiyah menyebut Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah sebagai nabi penutup, bukan Nabi Muhammad SAW.

Penegasan kesesatan Ahmadiyah itu kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SJB) Menteri Agama No 3 tahun 2008, Jaksa Agung Nomor Kep- 033/A/JA/6/2006, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 199 Tahun 2008 tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota dan/atau Anggota Pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Warga Masyarakat. Keputusan berlaku sejak 9 Juni 2008.

“Maka itu, kalau mengaku Islam, ya menyebarkan ajaran yang sesuai dengan Islam,” kata Suryadharma.

Menurutnya, Ahmadiyah memiliki kitab yang lain dan memodifikasi serta mengacak-acak sejumlah ayat Al Quran.

Meski demikian, diakuinya pembubaran Ahmadiyah tidak dilakukan dengan serta-merta, melainkan melalui proses secara bertahap. ”Nantilah setelah lebaran,” katanya.

SURABAYA POST

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *