Tuesday, November 21, 2017
Beranda > Hong Kong > Ust. Muhaemin: Bersyukurlah di Setiap Keadaan!

Ust. Muhaemin: Bersyukurlah di Setiap Keadaan!

muhaemin kayao sholawatDDHK News, Hong Kong — Tanda orang yang bersyukur adalah ketika ia diberi nikmat selalu mengingat Allah SWT, baik nikmat itu menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Siapa pun hendaklah senantiasa bersyukur, bagaimanapun keadaannya.

Bacaan Hamdalah (alhamdulillah) selalu diucapkan tidak hanya ketika mendapati hal yang menggembirakan, tetapi hendaklah tetap diucapkan ketika menerima ujian atau musibah selain bacaan tarji’ (inna lillahi wa inna ilaihi roji’un).

Demikian disampaikan KH. Abdul Muhaimin Karim (Islamic Union of Hong Kong) mengawali tausiyahnya pada acara “Kayao Shalawat” Star Nasheed di Islamic Kasim Tuet Memorial College Chai Wan, Ahad (24/3).

Di hadapan ratusan Buruh Migran Indonesia Hong Kong (BMI HK), Ust. Muhaimin mengkaji surat terpendek Al-Qur’an, yakni Al-Kautsar.

“Sesungguhnya telah Kami berikan kepadamu sangat banya,” (Ayat 1). Ayat ini menunjukkan banyaknya nikmat dan rejeki duniawi yang tak terhitung, “Maksum dan Mahfhum.”

Rezeki Maksum adalah rezeki yang diberi Allah melalui usaha yang dilakukan manusia itu sendiri, seperti rezeki dari hasil keringat (bekerja). Rezeki Mahfhum adalah rezeki yang sudah tersirat dari Allah SWT dan sudah diketahui, seperti rezeki cahaya matahari yang dengan sinarnya memberikan manfaat yang luar biasa.  “Mensyukuri nikmat duniawi dan tidak melupakan nikmat akhirat,” ujarnya.

“Sebab itu hendaklah engkau sembahyang karena Tuhanmu. Dan hendaklah engkau berkurban” (Ayat 2). Shalat diibaratkan oleh Nabi Muhammad SAW seperti kepala dari tubuh manusia. Seorang muslim yang tidak shalat seperti badan tanpa kepala, tanpa mata, tanpa mulut, tanpa telinga, dan tanpa hidung.

Kurban merupakan media bagi siapa pun yang ingin sukses. Berkurban tidak selalu diidentifikasikan dengan materi, tetapi kurban bisa dari waktu dan tenaga atau pikiran, seperti halnya orang yang meluangkan waktunya untuk menghadiri pengajian.  “Barang siapa mendatangi majelis ilmu, Allah menurunkan hasanah (kebaikan) baginya,” tegasnya.

“Sesungguhnya orang yang membenci engkau itulah yang akan putus” (Ayat 3). Ayat ini menegaskan, Allah SWT memutus segala nikmat dan keberkahan seseorang ketika orang itu mencaci-maki (menghina) Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW yang bersabar ketika menerima musibah meninggalnya Ibrahim (putra Rasulullah SAW) dan menerima cemoohan dan caci maki dari kaum Quraisy. Abu Jahal dan Abu Lahah serta pengikutnya bersorak dan mengatakan keturunan Nabi Muhammad terputus. (denok tri/localhost/project/personal/ddhongkong.org/ddhongkong.org).*

DDHK News

DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *