Saturday, November 17, 2018
Beranda > Featured > ‘Tiga Investasi Terbaik: ZIS, Bisnis, dan Dinar’

‘Tiga Investasi Terbaik: ZIS, Bisnis, dan Dinar’

Penulis buku best seller Think Dinar, Endi J. Kurniawan, menerangkan tiga investasi terbaik. Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menduduki urutan pertama karena langsung berhubungan dengan Allah SWT yang jelas akan memberi keuntungan karena Allah sudah menjamin akan membalasnya lebih banyak. Kedua, bisnis yang berjalan yang memberikan keuntungan masa kini (present). Ketiga, yaitu emas/dinar yang memiliki nilai jual mengikuti perkembangan jaman, bahkan cenderung meningkat dan bebas inflasi.

Hal itu disampaikanya dalam materi inti sesi ke-2 seminar “Think Dinar” yang diadakan Perpustakaan LSO dan Rumah Berkah Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK), Ahad (27/11), di Seaview Commercial Building, Sheung Wan, Hong Kong.

Seminar dimulai jam 10 pagi hingga 5 sore, diisi oleh penampilan beberapa organisasi BMI HK, sambutan dari tamu undangan dan panitia, dihadiri oleh ratusan BMIHK, wartawan, dan perwakilan KJRI HK, Hari Budianto.

Dalam sambutanya, Hari Budianto menyarankan, jika ada BMI yang memiliki masalah, jangan sungkan untuk datang ke KJRI untuk mendapat bantuan. “Tentunya ini jangan disalahartikan. Kami bukan menyarankan Anda untuk memiliki masalah, namun jika memang demikian, KJRI siap memberikan bantuan,” katanya seraya menyinggung masalah BMI yang membuang bayi baru-baru ini.

Selain materi inti tentang investai emas/dinar, seminar juga berbentuk talkshow langsung dengan para BMI yang antusias hingga akhir acara, serta pembagian hadiah menarik bagi BMI yang beruntung.

Dijelaskan sang trainer, angka itu relatif, jadi jangan terfokus pada besarnya “income”, tapi pada angka pengeluaran kita. “Dalam mengalokasikan dana pendapatan kita harus bisa membaginya dengan baik,” katanya.

Dibahas juga, jika kita membayar zakat penghasilan sebesar 2,5%, itu hanya menutup kewajiban kita pada Allah. Kalau ingin meminta atau bermunajat dengan maksud tertentu, harus melebihi angka 2,5% atau 10%.

“Jangan berharap banyak dari tabungan karena nilainya semakin lama semakin terkikis,” ia mengingatkan.

Misalnya, kita berencana membiayai anak kuliah 5 tahun mendatang, dan kita berinvestasi dalam bentuk tabungan yang diperkirakan membutuhkan dana 20 juta. Namun pada waktunya, ternyata dana tersebut meningkat lebih tinggi 30 juta atau lebih.

“Inilah bedanya jika kita menginvestasikannya pada emas/dinar akan lebih menguntungkan. Karena jika kita membeli emas dan menjualnya di masa yang akan datang, sudah dipastikan nilainya meningkat.” (Anita Sri Rahayu/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *