Wednesday, February 20, 2019
Beranda > Info DD > LKC DD Terus Mendapat Kepercayaan Masyarakat

LKC DD Terus Mendapat Kepercayaan Masyarakat

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) merupakan salah satu ikon penting Program Utama Dompet Dhuafa (DD) yang terus mendapat kepercayaan masyarakat. Sebagai sebuah program garda depan kesehatan yang bermaksud menolong kalangan miskin, LKC yang berdiri sejak 6 November 2001, di Ciputat, Tangerang, Banten, menempati posisi strategis di tengah berbagai upaya komersialisasi bisnis kesehatan.

LKC bak setetes embun di tengah terik mentari bagi kalangan dhuafa dalam menjangkau hak sehatnya. LKC ada di garis depan dalam mengatasi problem kesehatan dhuafa dengan dukungan dana zakat, infak, sedekah (ZIS) dan wakaf tunai dari para donatur.

Meski serba gratis, LKC teruji memberikan layanan terbaik kepada dhuafa secara ramah, amanah, dan profesional.

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma memiliki dua kelompok program dalam menyediakan layanan komunitas dhuafa ini. Yakni program langsung (direct) yang bersifat karitatif (charity) dan program tak langsung yang merupakan kegiatan promotif (pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan).

Program pengobatan langsung dilayani melalui klinik 24 jam yang dipusatkan di Gerai LKC Ciputat. Sampai Maret 2011, gerai sehat yang berupa klinik rawat inap ini kini telah dilanggan peserta penjaminan kesehatan ala LKC khusus bagi dhuafa sebanyak 15.618 KK atau hampir 78.090 ribu jiwa yang terjaring dengan sistem kepesertaan yang valid.

Keluarga-keluarga ini mendapat pelayanan kesehatan gratis, dari poliklinik umum dan gigi, rawat inap, pemeriksaan laboratorium penunjang medis dan rujukan.

LKC-DD telah mengobati dan memberi pelayanan kesehatan kepada lebih dari 28.259 pasien sepanjang tahun 1431 H dan 15.621 pasien yang diobati dari Desember 2010 sampai Maret 2011, terutama kaum dhuafa di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), serta beberapa daerah di luar Jabodetabek.

Pasien yang telah dirujuk LKC-DD sepanjang tahun 1431 H untuk pasien bedah tercatat 509 pasien, rawat bedah 308 pasien, rujukan labor 828 pasien, radiologi 1.755 pasien, fisioterapi 250 pasien dan dikonsulkan ke spesialis sebanyak 2.398 pasien.

Ini merupakan jumlah pasien yang cukup besar dalam upaya berbagi nikmat sehat terhadap kaum dhuafa.

Selain itu, LKC juga melakukan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan melalui beberapa program prefentif di wilayah Jabodetabek, Bojonegoro, dan Aceh Utara. Melalui Pos Sehat, LKC mendampingi mitra untuk menyelenggarakan berbagai pelayanan kesehatan dasar secara mandiri di wilayah Jabodetabek.

Sampai saat ini telah berdiri 25 Pos Sehat, dengan 214 orang relawan, dan melayani 3300 KK dhuafa di seputar lokasi Pos Kesehatan tersebut.

Pada 2009, Aksi Layan Sehat LKC, melalui program  yang juga mewujudkan kemitraan dengan Indosat, memberikan pelayanan kesehatan dasar secara insidentil kepada para dhuafa di berbagai wilayah di Propinsi Banten.

Kegiatan ini telah melayani lebih dari 6000 pasien. Dengan kapasitas yang bukan tak terbatas, LKC menggandeng kalangan peduli untuk membuka mata akan kebutuhan sebuah instalasi kesehatan yang meringankan beban penderitaan dhuafa.

Program promotif kesehatan meliputi antara lain kemitraan pengelolaan Balai Rehabilitasi Kesehatan Jiwa asyarakat dan Pusat Kesehatan Paru Masyarakat di Aceh Utara, bekerjasama dengan Exxon Mobil Oil Indonesia (EMOI).

Pengelolaan pemberdayaan masyarakat dan PKOPO di Kabupaten Bojonegoro, bekerjasama dengan Mobil Cepu Ltd (MCL). Pengelolaan Program Pemberantasan TB dengan metode DOTS di LKC Ciputat dan TB Center LKC Bekasi, bekerja sama dengan Global Fund for Aids, Tuberculosis, and Malaria (GF ATM). Pelatihan Kader TB di Kalimantan Timur bekerjasama dengan Kaltim Prima Coal KPC).

Aneka kegiatan kemitraan itu merupakan ikhtiar yang ditempuh Dompet Dhuafa dalam menggalang kepedulian penyangga dana yang memang tidak ringan bagi upaya-upaya strategis di area kesehatan bagi kaum dhuafa. LKC rata-rata dikunjungi 35.000 pasien setahun.

Instalasi LKC hingga kini telah menolong tak kurang dari 180.000 pasien dhuafa yang tersentuh layanan unggul yang ditangani 54 orang personil dokter spesialis, dokter umum dan gigi serta 51 relawan medis.

Semua layanan itu didedikasikan untuk memberikan akses penuh bagi dhuafa agar mendapatkan layanan kesehatan bebas biaya dan tanpa mengecualikan. Dukungan para donatur, perusahaan peduli dan mitra dalam kerja bersama yang mulia ini sungguh merupakan sumbangan kemanusiaan yang luar biasa di era kini.

Di sisi lain, bersinergi dengan mitra, LKC berkiprah di berbagai penjuru Indonesia untuk mengurangi derita sesama akibat bencana alam maupun tragedi sosial. Saat ini, sebagai jejaring Dompet Dhuafa, LKC juga ada di kota Bandung, Yogyakarta, Palembang, dan Makassar yang masing-masingnya otonom. (dompet dhuafa.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat via WA