Beranda > Dunia Islam > Aksi Protes di Yordania Kian Panas

Aksi Protes di Yordania Kian Panas

Kelompok oposisi utama Yordania menolak untuk bergabung dengan pemerintahan baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Marouf Bakhit, dan mendesak pemilu parlemen baru.

“Mengambil bagian dalam pemerintahan di tengah situasi sekarang adalah telah keluar dari tuntutan,” kata Hamzah Mansur, Sekjen Front Aksi Islam (IAF), sayap politik Ikhwanul Muslimin Yordania seperti dilansir AFP kemarin (Ahad,6/2).

“Partisipasi dalam pemerintahan akan kami terima jika datang melalui konsensus nasional dan pemilihan parlemen,” tambahnya.
Pada hari Selasa, setelah tiga pekan protes anti pemerintah, Raja Abdullah II memecat Perdana Menteri Samir Rifai dan menunjuk Marouf Bakhit untuk menempati posisi itu. Raja Abdullah II memerintahkan Bakhit untuk mengambil langkah-langkah praktis, cepat dan nyata guna memulai reformasi.

Pihak oposisi telah memperingatkan pemberontakan rakyat yang serupa dengan revolusi Mesir, jika pemerintah tidak melaksanakan reformasi. Mereka menuntut reformasi pemerintah lebih dari sekadar penunjukan perdana menteri baru. (IRIB/RM)

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *