Saturday, November 17, 2018
Beranda > Indonesia > Baasyir Dituntut Hukuman Mati

Baasyir Dituntut Hukuman Mati

Ustad Abubakar Baasyir yang menjadi tersangka tindak pidana terorisme terkait kamp militer di Aceh, dituntut hukuman mati oleh Tim Jaksa Penuntut Umum.

Koordinator Jaksa Penuntut Umum perkara Baasyir, Totok Bambang, menjelaskan bahwa Ustad Abubakar Baasyir terancam dengan hukuman maksimal pada Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme, yakni hukuman mati.

“Pasal 14 jo 9 mengenai permufakatan untuk senjata itu. Ancaman hukumannya pasal 14 semua itu ya mati. Jadi gini, mati, seumur hidup, duapuluh tahun, limabelas tahun, minimal tiga tahun.”ujar Bambang.

Kejaksaan telah menyiapkan tujuh pasal berlapis untuk menjerat Amir Jama’ah Anshoruttauhid itu dengan dakwaan pasal primer pasal 14 juncto pasal 9 Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme, subsider pasal¬† 14 juncto pasal 7 subsider pasal 14 juncto pasal 11, subsider pasal 15 juncto pasal 11, subsider pasal 15 juncto pasal 7 subsider pasal 15 juncto pasal 11 subsider pasal 13 huruf a.

Pasal 14 Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme itu berbunyi “Setiap orang yang melakukan permufakatan jahat, pembantuan atau percobaan untuk melakukan tindak pidana terorisme sebagaimana dimaksud dalam pasal 6, pasal 7, pasal 8, pasal 9, pasal 10, pasal 11, dan pasal 12 dipidana dengan pidana¬† mati atau pidana seumur hidup.”

Baasyir didakwa terkait keterlibatannya dalam pelatihan militer di Aceh. Dia juga dianggap terkait perampokan terhadap Bank CIMB Niaga di Medan, Sumatera Utara.

Keteribatan Basyir menurut jaksa adalah sebagai perencana, penggerak, pemufakatan dan pemberi dana untuk kegiatan terorisme. (Wartanews).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *