Beranda > BMI Menulis > Diimingi gaji HK$12 ribu, kerja di cargo (2)

Diimingi gaji HK$12 ribu, kerja di cargo (2)

CAUSEWAY BAY | HONG KONG – Seperti musibah yang dialami Muritno, pria Indonesia bernama inisial “J” juga mengaku menjadi korban penipuan dengan modus lowongan kerja “bodong” di Hong Kong. Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, ini awalnya dijanjikan kerja di Korea, tapi prosesnya tidak jelas.

Akhirnya, ia dijanjikan kerja ke Hong Kong. Namun, sempat “luntang-lantung”, dibawa ke Malaysia, Singapura, Batam, dan Makau.

“Hingga visa hampir habis, saya belum bekerja juga. Saya minta pulang, selalu diulur-ulur, sampai masa berlaku visa saya habis. Termasuk, uang bekal saya, sebesar Rp20 juta, juga habis,” kata J, saat ditemui di kantor Dompet Dhuafa Hong Kong.

Ada 3 orang yang menurut J terlibat dalam penipuan ini. Yakni, pria bernama Koliq, Hari, dan Gozali. “Yang menerima saya di sini (Hong Kong) bernama Yuli,” ujarnya.

“Yang membuat saya tergiur bujukan mereka, saya diiming-imingi gaji HK$12 ribu, bekerja di perusahaan cargo,” kata J.

Sebagaimana Muritno, J juga sudah mengeluarkan uang puluhan juta untuk biaya proses kerja “bodong” ke Hong Kong. Saya mengeluarkan uang untuk biaya kerja Rp45 juta. Uang yang saya gunakan untuk bertahan hidup di sini (Hong Kong) Rp20 juta. Total, saya keluarkan uang Rp60 juta,” ujar pria yang tinggal di Hong Kong hampir 4 bulan, sejak 8 September 2019 ini.

J mengaku, mulai curiga bahwa dirinya adalah korban penipuan sejak masa berlaku visanya habis. “Sejak itu saya merasa diulur-ulur dan terlunta-lunta, tidak bekerja, uang habis dan saya kebingungan,” ujarnya.

“Setelah itu saya laporkan kasus saya ke KJRI Hong Kong,” kata J.

Terima kasih Dompet Dhuafa Hong Kong

Selama menjalani proses hukum kasusnya, J tinggal di shelter Dompet Dhuafa Hong Kong. “Alhamdulillah, selama di shelter Dompet Dhuafa saya mendapatkan siraman rohani dan mengikuti kajian agama secara rutin,” ujarnya.

“Alhamdulillah juga, saya diberikan tempat tinggal yang nyaman dan makan yang cukup. Terima kasih untuk Dompet Dhuafa atas bantuannya. Di shelter, saya serasa tinggal bersama keluarga sendiri,” kata J.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada KJRI Hong Kong yang telah membantu mengurusi kasusnya. “Akhirnya saya jadi merasa lega dan bisa pulang ke Tanah Air,” ujarnya. [Riana/Marlina]

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *