Wednesday, December 19, 2018
Beranda > Info DD > Dompet Dhuafa Dukung Film Negeri 5 Menara

Dompet Dhuafa Dukung Film Negeri 5 Menara

Dompet Dhuafa (DD) mendukung penuh dan turut aktif dalam mempromosikan film Negeri 5 Menara yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karangan Ahmad Fuadi. DD menganggap film ini memiliki value dan nilai-nilai kemanusiaan yang bisa menjadi inspirasi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memperkanankan Dompet Dhuafa untuk terlibat dan berpartisipasi dalam film ini,” ungkap Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ismail A Said, sebelum gala premier film ini di Blitz Megaplex Pacific Place, Jakarta, Selasa (28/2).

Ismail menambahkan, tidak banyak memang yang dilakukan Dompet Dhuafa dalam produksi film yang dimainkan Gazza Zubizzaretha  dan kawan-kawan ini. Tapi, dengan jaringan yang dimiliki Dompet Dhuafa, setidaknya bisa lebih mempromosikan film ini kepada masyarakat.

“Kita turut juga mempromosikan film ini di berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun media luar ruang yang bisa kita akses,” imbuhnya.

Ismail yakin, film ini akan ditonton banyak orang sebagaimana novelnya juga telah dibaca banyak orang dan mendapatkan banyak penghargaan. “Saya yakin film ini akan jadi box office, karena film ini banyak didoakan orang dhuafa, sebagian dari keuntungan film ini akan disumbang untuk kaum dhuafa,” pungkas Ismail seperti dikutip dompetdhuafa.org.

Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) juga turut mendukung film ini. “Insya Allah Dompet Dhuafa Hong Kong akan mengadakan bedah film tersebut dan talkshow man jadda wa jada bersama Mas Fuadi dan kru film itu pada 1-2 Juli 2012, dimeriahkan nasheed Anant dari Yogyakarta,” ujar General Manager DDHK, Ahmad Fauzi Qosim.*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *