Saturday, November 17, 2018
Beranda > Dunia Islam > Donasi untuk Rohingya

Donasi untuk Rohingya

Sebelummnya Kamis (14/5), Ratusan imigran asal Bangladesh dan Myanmar  terdampar di Aceh. Mereka dalam keadaan terombang-ambing di dekat perairan Langsa sebelum diselamatkan nelayan.

Sebanyak 826 imigran asal Bangladesh  dan Myanmar kembali diselamatkan lima kapal nelayan Kuala Langsa. Aceh. Mereka ditemukan nelayan tradisional Aceh terapung dalam tiga tongkang kecil pada 20 mil laut dari pesisir Kota Langsa.

Para nelayan kemudian mengevakuasi para imigran itu dengan menggunakan 6 kapal ukuran 35 GT. Mereka dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa.

Para imigran saat ini masih ditampung di Pelabuhan Kuala Langsa, menunggu proses oleh Pemko Langsa dan imigrasi.

Dalam keterangannya, para imigran itu menyatakan mereka sudah beberapa hari terombang-ambing di laut. Dalam upaya melarikan diri dari tempat asalnya, mereka semula sempat berusaha masuk ke Malaysia, namun diusir aparat keamanan laut negara tersebut sehingga terdampar di Aceh.

Pada Minggu (10/5) pekan lalu, lebih dari 500 imigran Myanmar dan Bangladesh yang terdampar di Aceh Utara. Manusia perahu pengungsi yang umumnya etnis Rohingya itu terdampar di perairan Seunuddon.

PBB telah memberi catatan bahwa Rohingya adalah minoritas yang paling teraniaya dimuka bumi. Amnesty International juga telah mengeluarkan pernyataan serupa. Sejak Jumat (15/5) relawan Dompet Dhuafa telah mendampingi mereka dengan membuka posko pengungsian, dapur umum dan konseling. Mari bantu mereka dengan mengirimkan donasi terbaik anda.

Donasi untuk Rohingnya, tlp 31194707 atau WA 63439047

save-rohingya-1 save-rohingya-2

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *