Tuesday, November 20, 2018
Beranda > Indonesia > Idul Adha: Indonesia Tetapkan Rabu (17/11), Saudi dan Mesir Selasa (16/11)

Idul Adha: Indonesia Tetapkan Rabu (17/11), Saudi dan Mesir Selasa (16/11)

Pemerintah menetapkan hari Idul Adha bagi umat Muslim di Indonesia, jatuh pada Rabu, 17 November mendatang, sedangkan Arab Saudi dan Mesir menetapkan Idul Adha hari Selasa, 16 November.

Ketetapan Idul Adha di Indonesia  diungkapkan Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam, Nasaruddin Umar dalam sidang Itsbat di kantor Kementerian Agama di Jakarta, hari ini.

Keputusan itu diambil setelah dilakukan pengamatan dan penghitungan munculnya hilal (bulan baru) sebagai penanda bergantinya bulan. Dari hasil pengamatan dan penghitungan oleh badan hisab dan rukyat kementerian dan juga para ahli hisab di seluruh wilayah Indonesia, hilal belum terlihat pada hari Minggu, 7 November.

Cecep Nurwendaya dari Kepala Planetarium Jakarta menjelaskan posisi hilal dari salah satu wilayah yaitu Pelabuhan Ratu belum terlihat pada hari Sabtu lalu. Adapun syarat ketinggian hilal agar dapat terlihat adalah berada di atas dua derajat.

“Kondisi langit di Indonesia dalam bulan terakhir sangat berawan jadi amat sulit untuk melihat tinggi hilal, dan hari itu ketinggian hilal belum memenuhi ketinggian kriteria hilal baru bulan dzulhijah,” jelasnya seperti dikutip TEMPO Interaktif (8/11).

Turut hadir dalam sidang penentuan itu adalah ketua Majelis Ulama Indnsia, Umar Shihab dan wakil-wakil dari organisasi masyarakat Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Irsyad, dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Nahdlatul Ulama menetapkan hari Idul Adha bersamaan dengan pemerintah, sementara Idul Adha Muhammadiyah jatuh pada hari Selasa, 16 November.

Saudi & Mesir Selasa (16/11)
Mesir dan Saudi sepakat merayakan hari raya Idul Adha pada tanggal 16 November.

Dar Al Ifta` Al Mishriya, lembaga fatwa resmi Mesir tetapkan bahwa hari Ahad, 7 November 2010 sebagai tanggal 1 Dzulhijjah tahun 1431 H. Hari Senin (15 November 2010) merupakan tanggal 9 Dzulhijjah atau hari Arafah. Sedangkan hari Selasa (16 November 2010) merupakan tanggal 10 Dzulhijjah atau Hari Idul Adha, sebagaimana dilansir dalam situs resminya dar-alifta.org (6/11).

Keterangan ini merupakan hasil dari ru`yah hilal yang dilakukan pihak Dar Al Ifta`  untuk bulan Dzulhijjah tahun 1431 H. Sebagaimana tiap awal bulannya pihak Dar Al Ifta` secara rutin mengumumkan hasil ru`yah hilalnya.

Di samping itu, pihak Dar Al Ifta` juga mempertimbangkana keputusan Saudi yang telah menentukan bahwa Ahad tanggal 7 November 2010 merupakan awal bulan Dzulhijjah.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi menetapkan hari raya Idul Adha jatuh pada tanggal 16 November 2010. Kantor berita Arab Saudi, SPA menyebutkan, penetapan itu dilakukan setelah otoritas berwenang di Saudi melakukan pengamatan bulan pada Sabtu (6/11) malam yang diperkuat dengan hasil perhitungan para astronom resmi di Saudi.

Dengan demikian, sekitar 1,5 juta jamaah calon haji dari seluruh dunia akan memulai ritual haji diawali dengan wukuf di Arafah pada tanggal 15 November 2010. Saat ini seluruh jamaah calon haji sudah berkumpul di kota suci Makkah dan Madinah. (Tempo/Hidayatullah.com/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

One thought on “Idul Adha: Indonesia Tetapkan Rabu (17/11), Saudi dan Mesir Selasa (16/11)

  1. Wah kenapa tidak Jumat yah, saya ingin haji akbar, katanya sama dg haji rasulullah… betul kitu?

    (*) Taroskeun geura ka pembimbing haji, he he… (Romel tea)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *