Beranda > Internasional > ILO Tetapkan PRT sebagai Pekerja Formal

ILO Tetapkan PRT sebagai Pekerja Formal

Organisasi Pekerja Internasional atau International Labour Organization (ILO) sudah menetapkan pembantu rumah tangga (PRT) sebagai pekerja formal. Dengan demikian, PRT harus digaji berdasarkan upah minimum yang dibuat pemerintah, juga berhak mendapatkan jaminan sosial, asuransi kesehatan, jam kerja 8 jam sehari, libur, dan uang pensiun.

Penetapan ILO itu dilakukan dalam konferensi pekerja internasional (International Labour Conference, ILC) ke-100 di Jenewa, Swiss, Juni 2011, atas usulan ILO Convention on Decent Work for Domestic Workers –konvensi tentang pekerjaan yang layak bagi pekerja rumah tangga.

Menurut Sringatin dari Indonesia Migrant Workers Union (IMWU) yang menghadiri konferensi tersebut, seluruh delegasi serikat pekerja dan pemerintah Indonesia mendukung konvensi. Hanya kelompok pengusaha yang menolak.

“Para pengusaha beralasan, banyak majikan yang keberatan memberikan jaminan sosial kepada PRT, seperti asuransi kesehatan dan uang pensiun,” ungkap Sringatin via kepada Suara.

Poin-poin penting hasil Konvensi PRT itu antara lain PRT diakui sama dengan pekerja sektor lain, pengupahan sesuai dengan UU perburuhan nasional, jam kerja 8 jam sehari, berhak mendapatkan, jaminan sosial, uang pensuin, asuransi kesehatan, hak libur sehari dalam satu minggu, dapat menyelesaikan sengketa melalui pengadilan, dan agensi dilarang memotong gaji PRT. (Laporan: Ratu Bilqis/Hong Kong)

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *