Beranda > BMI Menulis > Ingin Jadi PMI Sukses? Ini Tips dan Triknya

Ingin Jadi PMI Sukses? Ini Tips dan Triknya

Oleh: Asih Ika Wulandari (Peserta Kelas Komputer DDHK)

 

“Lakukan apa yang kamu sukai, dan sukai apa yang kamu lakukan.”

Pernahkah Anda mendengar ungkapan di atas? Tentu sudah tidak asing lagi, kan? Namun, kenyataan tidak selalu demikian. Adakalanya kita harus melakukan sesuatu yang tidak disukai demi sebuah tuntutan atau tanggung jawab.

Seperti halnya kita, yang harus bekerja sebagai seorang pekerja migran Indonesia (PMI). Saya rasa, tidak semua kita menyukai profesi ini, tetapi harus tetap menjalaninya demi terwujudnya sebuah impian. Terlepas dari itu semua, bagaimana kita menyikapi keadaan, tergantung pada diri masing-masing.

Dear Friends! Sebagai seorang PMI, tentunya kita punya keinginan agar suatu hari nanti bisa menjadi PMI yang sukses. Lalu, apa yang harus kita lakukan? Adakah tips dan trik khusus untuk bisa mewujudkan?

Nah, di bawah ini saya akan mencoba memberi sedikit ulasan tentang tips dan trik tersebut. Apa sajakah itu? Let us, check it out!

Niat yang benar

Ya! Yang pertama adalah niat. Niat ibarat kompas yang akan menunjukkan pada arah yang dituju saat kita tersesat. Bukankah segala sesuatu itu tergantung pada niatnya?

Yang namanya hidup di dunia luar, dengan pergaulan yang serba bebas, terkadang kita tidak selalu berjalan lurus. Ada kalanya saat enak-enak jalan lurus, tiba-tiba ingin belok. Terkadang belok kanan campur kiri, atau “lampu seinnya” menyala yang kanan tetapi malah beloknya ke kiri.

Nah, jika sudah demikian, berarti waktunya kita mengingat kembali apa tujuan dan niat awal kita menjadi PMI. Karena tanpa adanya niat, tak mungkin kita sampai rela meninggalkan keluarga dan bekerja di negeri yang jauh ini.

Kemauan yang kuat

Adanya kemauan yang kuat secara otomatis akan memberi kita kekuatan untuk tetap bertahan dalam segala keadaan.

Seperti yang kita tahu, nasib setiap orang pasti berbeda walaupun berprofesi sama. Sebagai PMI, katakanlah jika ada salah satu di antara kita, mendapatkan majikan tidak seperti apa yang diharapkan. Namun, jika mempunyai kemauan kuat untuk bertahan, maka kita tidak akan cengeng, apalagi mudah mengeluh. Sehingga, bisa melalui hari dengan ringan.

Tekad yang bulat

Tekad bulat sangat dibutuhkan untuk seorang PMI, sehingga kita mampu berbesar hati. Bulat tekad meninggalkan kampung halaman demi tercapainya sebuah tujuan.

Ulet

Tentunya, kita sudah tidak asing lagi dengan kata ini. Apa sih ulet itu?

Yes! Ulet berarti tidak mudah putus asa. Mempunyai kemauan keras dalam mencapai tujuan. Teliti dan tekun, sehingga selalu mempunyai semangat dan ikhlas dalam menjalankan pekerjaan.

Jaga pergaulan

Dear Friends! Pergaulan juga menduduki peran penting dalam menentukan kesuksesan.

Mengapa demikian? Jadi, begini…

Pernah dengar kan, hadits Rasulullah saw yang kira-kira menyimpan pesan seperti ini: “Jika kita berkumpul dengan penjual minyak, maka akan ketularan harumnya. Jika berkumpul dengan pandai besi, kita juga akan terkena percikan apinya. Minimal, terkena asapnya.”

Dari pesan sabda Nabi saw itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa berteman juga mempengaruhi keadaan seseorang. Karena, teman ada yang bisa membawa kita pada jalan yang benar, pun sebaliknya.

Jadi, sebaiknya kita selektif dalam memilih teman. Jangan sampai terpengaruh pada teman yang bisa membawa pada jalan yang salah.

Jangan boros

Ah, saya malu jika harus membahas tentang hal ini, sebab saya sendiri belum bisa mempraktikkannya. Namun, apa salahnya jika kita sama-sama memcoba. Intinya, kata “boros” berkaitan erat dengan hal membelanjakan uang. So pasti lah!

Hendaknya, kita harus pandai mengelola keuangan. Katanya mau hemat, tetapi setiap libur duduknya di Ladies Market, Mong Kok, atau di pusat-pusat perbelanjaan di Hong Kong!

Jika sekali-kali saja, boleh lah. Namun jika keseringan, yakin tidak akan goyah iman? Apalagi, jika ada diskon gede-gedean. Atau, keseringan mengunjungi lapak online yang sangat menggiurkan.

Namun juga, jangan pelit pada diri sendiri. Asal masih dalam batas yang wajar, it’s Ok. Dahulukan membeli sesuatu yang memang dirasa lebih perlu. Jangan berlebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak disukai oleh Tuhan.

Rajin menabung

Tahapan selanjutnya, setelah berhasil mengelola keuangan dengan cara berhemat, simpan hasil jerih payah supaya kita mempunyai simpanan untuk persiapan masa depan.

Mempunyai target yang jelas

Karena bekerja sebagai PMI tidak sama dengan profesi lainnya, maka sebelum menjalani profesi ini hendaknya kita punya target. Berapa lama ingin menjadi seorang PMI?

Pastinya, tiada yang mau selamanya menetap di perantauan, bukan? Tentu menjadi harapan semua orang jika bisa hidup berkecukupan di kampung halaman, berdampingan dengan keluarga tersayang.

Namun, jika keadaan yang harus dijalani berbeda dengan yang kita harapkan, maka apalagi yang hendak dikatakan, selain ridha menerima segala kepastian? Sambil, menjalaninya dengan penuh kesabaran.

Selain target waktu, kita juga harus punya target apa yang ingin dicapai setelah punya uang dari hasil bekerja sebagai PMI. Misal, berencana jika sudah kembali nanti bisa mempunyai rumah, bisa memenuhi pendidikan anak, atau punya usaha sendiri.

Banyak sedekah

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, di antara manfaat sedekah adalah menjauhkan kita dari bencana, menjadikan harta dan pahala berlipat ganda, serta banyak lagi manfaat lainnya.

Maka hendaklah kita bisa memberikan sebagian dari yang kita miliki pada orang-orang yang juga membutuhkannya. Dengan begitu, Allah akan menambahkan keberkahan atas rizki yang kita dapatkan.

Banyak berdoa

Doa merupakan senjata yang utama bagi kita. Usaha dan kerja keras akan lebih afdhal jika diseimbangkan dengan kewajiban pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Nah! Itu tadi beberapa tips dan trik menjadi PMI sukses, walaupun hanya menurut  sudut pandang subjektif saja. Seandainya nanti, kita sudah bekerja keras melakukan hal-hal yang tersebut di atas, tetapi belum sukses juga, ya sabar saja. Karena, tidak ada yang instan. Semua butuh proses. Tuhan pasti akan memberikan pada waktu yang sudah ditetapkan.

Yang terpenting, tetap berusaha, berdoa, dan tawakal kepada-Nya. Manusia bebas membuat pilihan. Namun, Tuhanlah Sang Maha Pemegang Segala Ketentuan. Wallahu A’lam.

Bagaimana, Dear Friends? Sudah tercerahkan? Jika belum, tidak mengapa, karena saya hanya sedang memberikan tips untuk menjadi PMI sukses. Bukan sedang iklan krim pemutih. Hehe…

Akhir kata, semoga tulisan ini bisa memberi manfaat untuk saya khususnya, dan mudah-mudahan bermanfaat juga untuk para Sahabat Migran, jika ada yang berkenan membacanya.

Semoga kita bisa menjadi seorang PMI yang bukan hanya bermartabat, tetapi juga bermanfaat untuk sesama. Mohon maaf jika ada yang kurang pas dalam tulisan saya.

 

Wassalam,

Hong Kong, 19 Oktober 2019.

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *