Saturday, November 17, 2018
Beranda > Dunia Islam > Israel Perintahkan Penghancuran Masjid Al-Fatih di Al-Quds

Israel Perintahkan Penghancuran Masjid Al-Fatih di Al-Quds

Wakil Walikota Israel di Al-Quds (Jerusalem) David Harari mengelurkan perintah penghentian renovasi sekaligus menginstruksikan penghancuran yang sudah dibangun di Masjid Muhammad Al-Fatih, di kampung Ra’sul Amud, yang melekat dengan daerah Silwan dekat Masjid Al-Aqsha.

Komite Pembela Silwan mengatakan, pemerintah kota Israel, Kamis (30/6), telah mengeluarkan perintah penghancuran. “Keputusan ini berarti pembongkaran semua renovasi yang ditmbahkan ke masjid berupa fasilitas umum dan mushala untuk kaum wanita,” katanya.

Ketua Komite Fakhri Abu Diyab menegaskan, masjid ini termasuk masjid lama. Warga Al-Quds telah melakukan perluasan agar bisa menampung sebanyak mungkin jamaah. Bila aksi penghancurna itu dilaksanakan, berarti penghancuran masjid secara keseluruhan. Keputusan ini berbicara tentang penghancuran puluhan meter bangunan tambahan.

Fakhri menambahkan, masalahnya tidak hanya terkait dengan masjid Silwan, namun Masjid Al-Aqsha karena jaraknya hanya beberapa puluh meter. “Ini isyarat jelas dari pemerintah ekstrim Israel di Al-Quds bahwa masjid-masjid telah menjadi target yang sah. Kita akan melindungi masjid dengan tubuh kita dan mendatangi lembaga-lembaga agama yang menangani masalah ini,” tegasnya.

Sebelumnya sebuah organisasi Yahudi bernama “Dana Tanah Israel” menyerukan penghancuran masjid Islam yang terkenal dengan dalih warga kampung melakukan renovasi yang mereka anggap “ilegal”.

Pada Januari lalu, para pemukim Yahudi menyerang masjid dan mengklaim perintah penghentian renovasi telah dikeluarkan oleh pemerintah kota Israel di Al-Quds. Mereka memanggil pasukan kepolisian dan penjaga perbatasan untuk menyerbu dan menodai masjid dengan dalih mencari para pekerja dari Tepi Barat yang melakukan renovasi dan perlindungan di masjid.

Masjid Al-Fatih dibangun tahun 1960-an, di tempat yang tinggi di kampung Ra’suk Amud, menghadap ke Al-Quds Lama dan Masjid Al-Aqsha. Masjid tersebut bisa dilihat dari jarak jauh di Al-Quds.

Kelompok-kelompok radikal Yahudi dengan didukung otoritas Israel berhasil menguasai area sangat luas dari tanah wakaf Islam di sekitar masjid dan mendirikan “pemakaman Yahudi”. Mereka berupaya menghilangkan masjid yang membuktikan identitas daerah tesebut dan melakukan perubahan dan yahudisasi di daerah tersebut. (Mel/Info Palestina/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *