Beranda > Dunia Islam > Konvensi Islam Toronto Kanada Pecahkan Rekor Peserta

Konvensi Islam Toronto Kanada Pecahkan Rekor Peserta

Muslim Kanada sukses menggelar konvensi Islam terbesar di Toronto akhir pekan lalu dan berhasil memecahkan rekor dari sisi jumlah peserta. Ribuan Muslim hadir dalam konvensi dari segala penjuru dunia. “Peserta bergabung dengan kami dari seluruh dunia,” ujar Farhia Ahmed, Direktur Hubungan Media “Reviving the Islamic Spirit Convention”.

Lebih dari 20.000 orang hadir di Metro Toronto Convention Centre untuk mendengarkan pidato dan seminar dari sejumlah cendikiawan, tokoh, dan seniman Muslim terkemuka. Selain seminar, konvensi juga menghadirkan pertunjukan, bazaar, dan  food court.

Diselenggarakan oleh sekelompok anak muda Muslim Kanada yang aktif, konvensi tiga hari itu dibuka Jumat (23/12) dengan tema “Control, Chaos, or Community: Three Ways, One World, Our Choice”. “Selama bertahun-tahun, tema konvensi telah membuat upaya untuk mengatasi masalah lebih dari ekstremisme dan mendorong kaum muda Muslim untuk menjadi terlibat dalam komunitas mereka,” kata Fouzan Khan, pendiri dan direktur konvensi.

Tokoh-tokoh Muslim yang hadir antara lain Dr. Jamal Badawi dan Sheikh Abdallah Idris dari Kanada, Prof. Tariq Ramadan dari Swiss, dan pakar dunia Islam Dr. John L. Esposito dari Amerika Serikat. Juga hadir Sheikh Abdullah Bin Bayyah dari Mauritania, Habib Ali Al-Jifri dari Yaman, dan Dr. Tawfique Chowdhury dari Australia.

Pertemuan tahun ini juga menampilkan beberapa seniman terkemuka dunia, seperti artis terkenal Sami Yusuf, Sheikh Mishary Al-Afasy, seorang qari terkenal di dunia Alquran dari Kuwait, dan kelompok hip-hop Outlandish dari Denmark.

Para pembicara membahas topik mulai pada masalah akidah, spiritual, soal keluarga, krisis lingkungan, Arab Spring, hingga masalah  Gerakan Islam.

Dr. Tawfique Chowdhury mengajak peserta untuk memperbarui hubungan dengan Tuhan. “Jika Anda benar-benar mencintai Allah, Allah akan mencintai Anda,” kata Chowdhury. “Cintailah Allah dan cintailah yang Dia cintai lebih dari apa yang Anda cintai. Selalu berpikir tentang rahmat Allah dan pengampunan-Nya,” tambahnya.

Prof Tariq Ramadan berbicara tentang reformasi pribadi. “Allah meminta Anda untuk mengubah diri Anda sendiri –menjadi bagian dari mereka yang mereformasi dunia,” katanya. “Jangan membentuk kehidupan Anda dengan apa yang mereka katakan, tetapi oleh apa yang Dia (Allah) harapkan.”

Pesan dari bekerja pada transformasi pribadi juga diberikan oleh Habib Ali Al-Jifri dari Yaman. “Semua masalah yang ada dimulai dan berakar pada masalah diri – mengubah diri Anda sendiri,” kata Al-Jifri. (Mel/OnIslam.net/ddhongkong.org).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *