Beranda > Indonesia > LPM Dompet Dhuafa Targetkan 1 Juta Penerima Program “Tak Rela Mereka Lapar”

LPM Dompet Dhuafa Targetkan 1 Juta Penerima Program “Tak Rela Mereka Lapar”

INDONESIA – Dalam upaya menanggulangi dampak ekonomi bagi masyarakat kelas bawah akibat terpaan wabah virus Corona, Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggulirkan program “Tak Rela Mereka Lapar”. Program ini merupakan bantuan sumber daya pangan untuk masyarakat marginal yang secara ekonomi terdampak adanya pandemi Corona.

“Target penerima manfaat sebanyak 1.000.000 jiwa. Mari kita bantu sesama yang terdampak Corona, dengan berdonasi melalui Dompet Dhuafa,” demikian diberitakan situs resmi Dompet Dhuafa, Rabu (8/4/2020).

Program tersebut dimulai tim LPM Dompet Dhuafa dari daerah pinggiran Bintaro, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Sebanyak 20 Kepala Keluarga penerima manfaat di wilayah tersebut mendapatkan kupon yang bisa digunakan untuk menukarkan nasi beserta lauk pauk di warteg terdekat dari tempat tinggal mereka.

Kupon tersebut berlaku secara berkala untuk 3 hari. Dalam sehari, mereka mendapat 3 kali makan. Cara penggunaannya, cukup mudah, hanya perlu membawa kupon tersebut ke Warteg yang sudah menjadi mitra Dompet Dhuafa. Kemudian, diisi data dalam kupon tersebut dan makanan siap dibawa pulang oleh para penerima manfaat.

Sebelumnya, para penerima manfaat di survey terlebih dulu oleh tim LPM Dompet Dhuafa. Selanjutnya, bagi yang memenuhi kriteria, akan segera mendapat kupon tersebut.

Sucipto (73), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang reparasi televisi mengaku selama pandemi Corona pendapatannya menurun drastis. Sudah dua minggu tidak ada yang menggunakan jasanya, yang akhirnya berdampak langsung pada pemasukan secara ekonomi.

“Alhamdulillah, terima kasih sekali dengan adanya program “Tak Rela Mereka lapar” ini. Setidaknya, bisa membantu kebutuhan makan sekeluarga. Karena sejak Corona, pendapatan menurun drastis. Servisan juga tidak banyak,” ujar Sucipto.

Hal senada juga disampaikan oleh Muryati, pemilik “Warteg Berkah” yang pemasukan tempat usahanya ikut menurun akibat pandemi Corona. Ia berterima kasih kepada donatur Dompet Dhuafa dengan adanya program tersebut. Kini usahanya turut terbantu, sekaligus menjadi berkah bagi keluarga penerima manfaat.

“Wah, sejak wabah Corona ada, sepi banget yang makan di sini. Di awal-awal, dagangan juga banyak yang gak habis. Alhamdulillah, ini Dompet Dhuafa datang buat bantu masyarakat, juga warung saya,” ungkap Muryati.

Bantuan 1.000 Paket Sembako

Selain program ‘Tak Rela Mereka Lapar”, dalam upaya Cekal (cegah dan tangkal) corona, LPM Dompet Dhuafa juga meluncurkan program “Bantuan 1.000 Paket Sembako. Bantuan disalurkan kepada kelompok rentan akibat virus Corona (Covid-19). Mereka di antaranya adalah pedagang harian, serabutan, janda, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Tidak hanya membantu mereka yang kurang mampu, program ini juga ikut memberdayakan ekonomi warga sekitar tempat tinggal penerima bantuan sembako. Dari 15 jenis sembako yang terdapat di dalam paket bantuan, sebagian besar didapatkan dari warung sekitar yang juga ikut terdampak corona.

“Bukan hanya membantu kelompok rentan yang terdampak corona, kami juga mencoba memberdayakan warung kecil yang ikut sepi karena corona,” kata Ahmad Fitrah, Koordinator progam “Bantuan 1.000 Paket Sembako”.

Salah satu warung yang mendapatkan cipratan rejeki dari donasi sembako tersebut adalah Beni, yang merintis warung kelontongnya pada 2014 lalu. Hadirnya wabah corona menjadi masa sulit bagi warungnya.

Ia mengaku, sejak pandemi virus covid datang, warungnya jadi tak seramai dulu. Biasanya, warungnya selalu ramai hingga malam hari. Kini, warungnya sepi dan waktu tertentu saja ada pelanggan datang.

“Ya, sejak ada ini (covid-19) memang penurunan pelanggan pasti dialami. Warung saya biasanya sampai malam ramai, sekarang tidak seramai dulu,” ujar Beni.

Dengan memberdayakan pelaku ekonomi kecl, dirasa Beni sebagai langkah yang tepat. Warungnya yang termasuk terdampak, bisa terbantu untuk tetap hidup di masa wabah ini.

“Terbantu sekali sih. Kalau di supermarket kan sudah pasti aman, banyak yang beli. Tapi kalau di warung kecil seperti kita, sudah pasti terdampak. Alhamdulillah, Dompet Dhuafa peduli terhadap pelaku bisnis kecil seperti kita,” ujarnya. [DDHKNews/sumber: Dompet Dhuafa]

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *