Beranda > Dunia Islam > Merkel: Islam Bagian dari Jerman

Merkel: Islam Bagian dari Jerman

German Chancellor Merkel speaks with Turkish Prime Minister Davutoglu after they addressed the media upon their meeting at the Chancellery in BerlinDDHK News, Jerman — Kanselir Jerman  Angela Merkel mengatakan Islam “bagian dari Jerman”. Pernyataan itu sekaligus merupakan penolakan tegas terhadap para pengunjuk rasa anti-Islam di Dresden dan sejumlah kota lain.

Merkel merujuk pada pernyataan mantan Presiden Jerman Christian Wulff tahun 2010 yang mengatakan Islam adalah bagian dari Jerman.

“Mantan Presiden Wulff mengatakan Islam bagian dari Jerman. Itu benar dan saya sepakat dengan pendapat itu,” ujar Merkel dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, Senin (12/1).

Merkel juga mendesak agar semua umat beragama melakukan dialog.

Pernyataan Kanselir Jerman ini dikeluarkan hanya beberapa jam sebelum gerakan bernama Patriot Eropa Menentang Islamisasi Barat (PEGIDA) melakukan aksi mereka di sejumlah kota Jerman.

Aksi demonstrasi yang pertama kali dilakukan di Dresden dikalahkan oleh aksi demonstrasi yang menentangnya.

Merkel mengatakan aksi protes PEGIDA dilaksanakan oleh orang-orang yang memiliki “kebencian di dalam hati mereka”.

Ia juga menegaskan pemerintahnya berupaya sekuat tenaga agar para pendatang bisa berintegrasi dengan baik ke dalam masyarakat Jerman tanpa memandang agama yang mereka peluk.

Hampir dua pertiga dari empat juta Muslim di Jerman berasal dari Turki dan setengahnya merupakan warga negara Jerman.

Merkel dan politisi Jerman lain akan ikut serta dalam aksi duka di Gerbang Bradenburg, Berlin pada Selasa (13/1).  Acara ini diadadakan oleh organisasi-organisasi Muslim untuk mengenang korban serangan ke kantor Majalah Charlie Hebdo di Paris. (reuters/afp/yahoo/cnn).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *