Saturday, November 17, 2018
Beranda > Indonesia > Modul Pelatihan Buruh Migran Harus Diubah

Modul Pelatihan Buruh Migran Harus Diubah

BMI demoMinimnya pelatihan dan pembekalan keterampilan yang dimiliki para buruh migran Indonesia (BMI) menjadi salah satu pemicu masalah di tempat mereka bekerja. Karenanya, pemerintah diharapkan mengubah pola pelatihan agar sesuai dengan situasi negara penempatan.

“Negara, dalam hal ini melalui wewenang Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, tidak membekali PRT migran dengan pengetahuan dan keahlian yang sesuai,” kata Lita Anggraeni, aktivis dan advokasi Jala PRT dalam seminar “Pendidikan dan Pelatihan PRT Migran” di Warung Daun, Cikini, Jakarta, (14/6/12).

Lita menuturkan, pendidikan calon buruh migran selama ini lebih diorientasikan untuk membentuk pekerja yang bisa menunaikan kewajiban seberat apa pun, penurut dan tidak menuntut. “Model semacam itu perlu segera diubah,” tegasnya.

Modul dan kurikulum pelatihan seharusnya berbasis pada aspek penguatan hak dan posisi tawar sebagai buruh, PRT, perempuan, dan warga negara.

Senada dengan Lita, Budhis Utami, koordinator institut kapal perempuan, mengungkapkan, penyelenggaraan pelatihan harus berorientasikan pengetahuan hak-hak PRT sebagai pekerja. PRT, lanjutnya, harus mengetahui gambaran negara tempat PRT bekerja. Gambaran tersebut menyangkut persoalan hukum, bahasa, dan budaya.

“Selama ini kurikulum pelatihan dan pendidikan pra pemberangkatan PRT Migran yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKN) swasta belum mengintegrasikan keterampilan dengan perspektif keadilan gender dan HAM,” tambah Budhis.

Akibatnya, PRT Migran tidak mendapatkan informasi mengenai hak sebagai pekerja. PRT hanya tahu kewajiban untuk melayani majikan meskipun hal tersebut melanggar standar kerja yang sesuai HAM.

Sofi, mantan PRT yang bekerja di Saudi Arabia hingga puluhan tahun, menambahkan juga, jam kerja dan pembagian kerja selama ikut keluarga Saudi kerap di luar batas kemanusiaan. Menurutnya, pemahaman bahasa dan budaya serta hak PRT adalah hal yang penting agar pengalamannya tidak terulang lagi. (KOMPAS.com).*

DDHK News
DDHK News adalah Website Dakwah dan Informasi Dompet Dhuafa Hong Kong (DDHK) atau Dompet Dhuafa Association Ltd. DDHK adalah Cabang Dompet Dhuafa (DD) yang berkantor pusat di Jakarta (Indonesia). DDHK didirikan tahun 2004. Mendapatkan pengesahan dari pemerintah Hong Kong sebagai lembaga sosial-keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *